Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Peduli Lingkungan, Prodi Farmasi-FKIP Kimia UNISKA Latih dan Hibahkan Peralatan Olah Ecoenzyme kepada Santriwati Darul Falah Barito Kuala

Fauzan Ridhani • Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:36 WIB
KOLABORASI:Tim dosen Prodi Farmasi dan Pendidikan Kimia FKIP UNISKA MAB Banjarmasin berfoto bersama para santiwati Pesantren Darul Falah Putri, Kabupaten Batola.
KOLABORASI:Tim dosen Prodi Farmasi dan Pendidikan Kimia FKIP UNISKA MAB Banjarmasin berfoto bersama para santiwati Pesantren Darul Falah Putri, Kabupaten Batola.

MARABAHAN - Tim pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh BIMA Kemendiktisaintek melaksanakan pelatihan pembuatan ecoenzyme di Pesantren Darul Falah Putri, Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sarjana Farmasi dan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) MAB Banjarmasin.

Materi pembukaan disampaikan oleh Fitria Rizkiana MPd yang menjelaskan manfaat, potensi, dan peran ecoenzyme sebagai produk ramah lingkungan.

Kemudian, Rr Ariessanty Alicia KW MSi memandu praktik langsung pembuatan ecoenzyme kepada peserta, mulai pemilihan bahan, hingga proses fermentasi.

Kegiatan ini diketuai oleh apt Nily Su’aida MFarm dengan anggota tim pengabdian Rr Ariessanty Alicia KW MSi dan Dr Yeni Riza SKM MKes.

Melalui pelatihan ini, santriwati diajari mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga, sekaligus membuka peluang usaha kreatif.

ANTUSIAS: Para santriwati Pesantren Al Falah Kabupaten Batola menyimak cara membuat Ecoenzyme yang dipresentasikan oleh tim dosen UNISKA MAB Banjarmasin.
ANTUSIAS: Para santriwati Pesantren Al Falah Kabupaten Batola menyimak cara membuat Ecoenzyme yang dipresentasikan oleh tim dosen UNISKA MAB Banjarmasin.

Tak hanya memberikan pelatihan, tim juga menghibahkan sejumlah peralatan dan bahan pendukung pembuatan ecoenzyme kepada pesantren, agar santriwati dapat melanjutkan praktik secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

“Pelatihan ini bukan hanya memberi keterampilan, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan memberdayakan masyarakat,” ujar Nily.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para santriwati aktif bertanya, serta langsung mempraktikkan pembuatan ecoenzyme bersama tim pengabdian.

 

Editor : Fauzan Ridhani
#Ecoenzyme #Marabahan #pondok pesantren #fakultas farmasi #Uniska