BANJARMASIN – Dosen Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (FPK ULM) melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di RW 02, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan budidaya ikan dalam ember (Budikdamber) sebagai solusi ketahanan pangan keluarga di wilayah perkotaan dengan lahan terbatas.
Sebanyak 20 orang warga mengikuti pelatihan ini dengan antusias, Sabtu (26/7/2025) dengan materi yang meliputi penyuluhan teori, praktik pembuatan sistem budikdamber, hingga teknik penyemaian sayuran secara hidroponik.
Dalam pelatihan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada teknik budidaya ikan lele dalam ember plastik berkapasitas 80 liter yang dikombinasikan dengan tanaman kangkung, sawi hijau, dan bayam sebagai sistem akuaponik sederhana. Tanaman ditanam di atas ember menggunakan media gelas plastik berlubang yang diisi arang, sehingga memungkinkan limbah organik dari ikan menyuburkan tanaman.
Selain itu, peserta juga mempelajari teknik dan praktik penyemaian tanaman sayur secara hidroponik menggunakan media rockwool. Langkah ini bertujuan mendukung keberhasilan Budikdamber sejak tahap awal penanaman, sekaligus memperkenalkan metode hidroponik sederhana yang bisa diaplikasikan di lingkungan rumah tangga.
Ketua Tim PKM, Dr Noor Arida Fauzana SPi MSi menyampaikan seiring dengan perkembangan pembangunan, lahan untuk budidaya ikan ataupun berkebun semakin terbatas, sedangkan kebutuhan protein nabati dan hewani semakin terus bertambah.
Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya program Budikdamber. Apalagi, metode ini dikembangkan untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan terbatas. Terutama di daerah perkotaan atau pemukiman padat penduduk, seperti di kelurahan Sungai Miai Banjarmasin Utara. “Melalui Budikdamber dan teknik hidroponik sederhana, masyarakat tidak hanya dapat membudidayakan ikan dan sayur untuk konsumsi sendiri. Tetapi juga belajar mengelola pangan sehat secara mandiri,” ujarnya.
Selain Noor Arida Fauzana, tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr Ir Pahmi Ansyari MS, Dr Slamat SPi MSi, dan Ir El Redh MSi. Serta, dibantu mahasiswa Program Studi Akuakultur, yakni Febri Anugrah Darusman, Abel, Mazaini Siswoyo, dan Fathur.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua RT13, Muslim, serta Agusliana selaku Ketua Proklim RW02 Kelurahan Sungai Miai. Warga RW 02 menyambut baik kegiatan ini. Haloho dan Hilmi, selaku peserta kegiatan ini memberikan wawasan baru yang bisa langsung diterapkan di rumah. “Saya sangat tertarik karena ternyata mudah dan tidak memerlukan halaman luas. Ember saja cukup, tapi hasilnya bisa untuk dikonsumsi,” tuturnya sambil tersenyum.
Tim Pengabdi berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan mendorong masyarakat untuk mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi langkah edukatif dalam pengelolaan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan.
Editor : Fauzan Ridhani