PARINGIN – Rendahnya minat baca di kalangan pelajar menjadi perhatian serius di SD Negeri Teluk Mesjid 1, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan.
Sekolah yang berada di wilayah padat penduduk ini terus berinovasi untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan, sekaligus menjawab tantangan rendahnya budaya literasi di tengah masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan program Tali Siswa, singkatan dari Taman Literasi Siswa.
Program ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan keterampilan literasi siswa melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dijangkau.
"Inisiatif ini lahir dari kenyataan bahwa minat baca siswa masih rendah.
Baik terhadap buku cerita, buku pelajaran, maupun bacaan penunjang lainnya.
Termasuk kemampuan memahami bacaan serta menulis cerita, puisi, dan poster yang masih perlu ditingkatkan," ujar penggagas program, Binti Masamah, S.Pd, Minggu (29/6).
Tali Siswa dirancang sebagai taman bacaan terbuka yang menyediakan beragam buku menarik, poster edukatif, dan gambar visual yang dirancang untuk menarik perhatian anak.
Tidak hanya tersedia di dalam kelas, taman baca ini juga ditempatkan di sejumlah titik luar kelas agar lebih mudah diakses siswa.
"Keunggulannya, taman literasi ini tidak terbatas ruang.
Siswa bisa membaca di mana saja, baik saat jam istirahat maupun sepulang sekolah. Mereka jadi lebih antusias menjelajahi bacaan yang mereka sukai," kata Binti.
Ia menambahkan, sejak program ini berjalan, terlihat adanya peningkatan pada karakter siswa, terutama dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kritis.
Hal ini dianggap sejalan dengan visi sekolah, yakni terwujudnya pelajar yang cerdas, disiplin, bertakwa, dan berkarakter.
Tali Siswa juga menjadi bagian dari upaya sekolah menerapkan manajemen partisipatif, yang melibatkan seluruh elemen sekolah, orang tua siswa, masyarakat, hingga pemangku kepentingan pendidikan.
"Inovasi ini diharapkan dapat memenuhi hak belajar setiap siswa, khususnya dalam meningkatkan kemampuan literasi mereka," harapnya.