Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air di Kalangan Generasi Muda, Anggota DPRD Kabupaten Balangan Ini Mengusulkan Materi Sejarah Lokal Masuk Kurikulum Sekolah

M Dirga • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:36 WIB
Anggota DPRD Balangan, Saiful Arif.(Foto:M Dirga/Radar Banjarmasin)
Anggota DPRD Balangan, Saiful Arif.(Foto:M Dirga/Radar Banjarmasin)

PARINGIN – Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif mengusulkan agar materi sejarah lokal Kabupaten Balangan dimasukkan ke dalam kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah.

Hal ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus memperkuat identitas budaya generasi muda.

Menurut Saiful, pengenalan sejarah daerah secara lebih mendalam dapat memperkaya wawasan siswa mengenai asal-usul, perjuangan, dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Balangan.

“Sebagai wakil rakyat, saya melihat pentingnya generasi muda mengenal sejarah dan nilai-nilai lokal. Ini bukan sekadar pelajaran, tapi upaya membangun karakter dan kecintaan terhadap daerah sendiri,” ujar Saiful, Jumat (23/5/2025).

Menurutnya, materi sejarah lokal selama ini masih kurang mendapat perhatian dalam sistem pendidikan formal.

Padahal, dengan memahami sejarah, siswa diharapkan dapat lebih menghargai perjuangan para pendahulu dan turut melestarikan kearifan lokal.

“Sejarah Balangan penuh dengan cerita perjuangan dan budaya yang unik. Jika siswa memahami itu sejak dini, mereka akan tumbuh sebagai generasi yang bangga akan akar budayanya,” jelasnya.

Saiful juga mengajak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan bekerja sama dengan DPRD Balangan merancang dan mengimplementasikan muatan lokal tersebut secara efektif nantinya.

“Ini harus menjadi program bersama agar tidak hanya menjadi wacana, tapi benar-benar diintegrasikan ke dalam pembelajaran,” tegasnya.

Lebih jauh, Saiful mengingatkan penguatan pendidikan sejarah lokal juga dapat menjadi fondasi dalam membangun kesadaran sosial dan nasionalisme di kalangan anak muda, sekaligus mencegah tergerusnya nilai-nilai budaya oleh arus globalisasi.

“Kita ingin generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki jati diri yang kuat,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Kabupaten Balangan #kurikulum sekolah #anggota dprd #paringin #Materi Sejarah