Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Reshuffle Kabinet dan Optimisme Rakyat

admin • Kamis, 6 November 2025 | 21:16 WIB
Photo
Photo

         Oleh: TEGUH PAMUNGKAS
         Kolumnis, tinggal di Kota Pelaihari Tanah Laut, Kalsel

Presiden RI, Prabowo Subianto pada Rabu, 8 Oktober 2025 lalu kembali melakukan perombakan kabinet. Ini kali yang keempat. Sebelumnya, 17 September 2025 juga melakukan reshuffle kabinet. Dan perombakan jajaran menteri pernah pula dilakukannya pada 19 Februari dan 8 September 2025. Presiden bekerja dengan diperkuat 49 menteri dan 56 wakil menteri.

Dugaan bagi-bagi jabatan pun menguat di tengah masyarakat. Namun Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi membantahnya. Ia mengatakan bahwa salah satu alasan penambahan menteri karena wilayah Indonesia sangatlah luas.

Jabatan menteri dan wakil menteri tentunya bukan pekerjaan main-main yang diemban. Di situ ada amanah rakyat yang melekat, mereka dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Selain gaji dan tunjangan, para menteri juga memperoleh rumah dinas, mobil dan pengawalan.

Belum lama ini Prabowo-Gibran genap setahun sebagai Presiden dan Wapres, tepatnya 20 Oktober 2025 yang lalu. Masih teringat kala itu, pada Ahad, 20/10/2024 lalu, tak sabar orang-orang menanti pelantikan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Pidato kenegaraan dari presiden baru Indonesia ditunggu-tunggu.

Saat itu, sebelum waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB, tak sedikit masyarakat yang telah bersiap diri di depan layar kaca untuk menyaksikan siaran langsung dari gedung MPR Senayan Jakarta. Ada pula yang menonton pelantikan presiden baru melalui gawainya masing-masing. Masyarakat menunggu.

Beriringan hal itu, di malam harinya warga menanti Prabowo mengumumkan menteri dan wakil menteri. Siapa saja orang-orang yang membantu dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden. Karena tugas berat sudah di depan mata.

Dari setiap pelantikan kabinet yang dilakukan presiden, masyarakat Indonesia selalu menaruh harapan. Harapan-harapan besar yang menjadi cita-cita masyarakat. Yakni mendapatkan kehidupan yang layak, memperoleh pendidikan, bisa bekerja, kebutuhan keluarga tercukupi dan negara Indonesia yang aman.

Persatuan
Dalam pidato perdana saat pelantikan presiden, Prabowo menegaskan tentang pentingnya arti persatuan. Membangun Indonesia dengan kebersamaan merupakan hal yang terbaik. Indonesia dihuni oleh berbagai suku, agama dan budaya.

Pemerintahan yang baik adalah ketika pemerintahnya memahami masalah hak, kewajiban dan tanggung jawab setiap warga negaranya. Karena suatu bangsa bisa mengalami kehancuran apabila toleransi agama, sosial, dan budaya antarwarga tidak dirawat lagi, begitu kata guru bangsa Buya Syafii Maarif.

Sangat bermanfaat apabila penyampaian aspirasi dengan mengedepankan budaya toleransi. Penyampaian informasi yang banyak menginspirasi orang-orang. Tanpa ada kebencian, fitnah, ataupun kekerasan. Karena politik merupakan cara hidup orang berkelompok untuk menentukan keputusan. Di mana keputusan dibuat berdasarkan kesepakatan antar manusia dalam hidup bersama.

Penting memiliki prinsip untuk selalu menjaga NKRI. Persatuan untuk persaudaraan jangan sampai tercerai berai hanya gara-gara Pilpres atau Pemilu yang lalu. Tentu bukan politik seperti itu yang diinginkan demokrasi di bangsa tercinta ini. Jauhkan api yang bisa menyulut sumbu kegaduhan di masyarakat.

Sesuai bunyi sila ketiga, Persatuan Indonesia, tetap mengedepankan kerukunan. Tanda menjaga dan merawat bangsa adalah membangun bangsa Indonesia melalui pemerintahan yang bijak dan mengutamakan kepentingan rakyat. Terajut semangat kebersamaan guna memperoleh kekuasaan yang bermakna, yaitu demi mengantarkan masyarakat Indonesia pada kesejahteraan.

Secara sederhana, kebahagiaan yang dicari bagi masyarakat adalah anak-anaknya bisa sekolah dan memperoleh kehidupan yang sehat. Selain itu, mendapatkan pekerjaan yang layak, dapat menafkahi keluarga serta memenuhi sandang papannya. Kehidupan keluarga yang demikian akan mengantarkan kehidupan sosial yang damai.

Membangun kebersamaan sesama anak negeri merupakan momentum kesadaran kolektif yang dicita-citakan bersama. Merajut persaudaraan akan mengantarkan kehidupan yang saling memaklumi dan menghargai satu dengan lainnya. Menjunjung tinggi demokrasi.

Pengangkatan menteri, pergantian menteri atau reshuffle kabinet bukan untuk berbagi jatah atas kekuasaan. Bukan lah momen untuk membagi kue politik. Namun, reshuffle kabinet penting dilakukan guna menuju roda pemerintahan dan negara lebih baik. Di mana berisikan koreksi kinerja para pembantu presiden.

Menumbuhkan kembali kepercayaan publik sangat penting. Selain untuk koreksi kinerja, pergantian menteri juga menjadi langkah nyata presiden untuk menunjukkan keseriusan dalam menjawab tuntutan publik. Dan sekaligus memulihkan optimisme masyarakat. Mudahan memang demikian. ()

Editor : Arief
#kabinet