BEBERAPA waktu ini terdapat setidaknya tiga berita positif di Banua yang diinformasikan Radar Banjarmasin. Pertama, prestasi gemilang yang diraih oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dengan meraih delapan penghargaan dalam Indonesia Green Awards 2024. Perusahaan ini berhasil meraih berbagai penghargaan dalam kategori keberlanjutan dan inovasi ramah lingkungan.
Oleh ARIEF FAHMIE
Dosen psikologi Universitas Islam Indonesia
Delapan penghargaan yang diraih mencakup berbagai aspek, antara lain efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan inovasi hijau. PT Angkasa Pura I dinilai sebagai perusahaan yang berhasil mengintegrasikan praktik bisnis ramah lingkungan dalam operasionalnya. Prestasi ini juga mencerminkan upaya perusahaan dalam menciptakan dampak positif pada lingkungan sekitar dan berperan sebagai contoh inspiratif bagi sektor industri lainnya.
Kedua, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara di Banjarmasin, yang didorong oleh daya tarik wisata heritage atau warisan budaya. Pemerintah setempat dan pelaku industri pariwisata di Banjarmasin fokus pada penonjolan aspek kearifan lokal dan warisan sejarah untuk menarik minat wisatawan internasional.
Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara di Banjarmasin dianggap sebagai hasil dari strategi pemasaran yang berhasil mempromosikan warisan budaya kota. Langkah-langkah ini mencakup pengembangan berbagai acara budaya, pemeliharaan situs bersejarah, dan promosi melalui platform digital. Dengan penekanan pada wisata heritage, Banjarmasin berhasil menarik perhatian wisatawan asing yang tertarik untuk mengenal dan menghargai kekayaan budaya dan sejarah lokal. Hal ini menciptakan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata daerah.
Ketiga, kunjungan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke Rumah Kreatif Bank Kalsel. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan dan pengakuan terhadap upaya Bank Kalsel dalam mengembangkan program Rumah Kreatif sebagai wadah bagi pelaku usaha kreatif lokal. Dalam kunjungannya, Ketua Dewan Komisioner OJK menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Bank Kalsel dalam memberdayakan sektor kreatif daerah.
Rumah Kreatif Bank Kalsel merupakan program yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti pelatihan, pameran, dan pendampingan untuk membantu pelaku usaha kreatif lokal. Hal ini adalah langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor kreatif yang memiliki dampak positif pada perekonomian daerah.
Apa benang merah dari ketiga hal tersebut? Organisasi hijau telah dan perlu terus dikembangkan untuk menunjang inovasi ramah lingkungan.
Dalam konteks psikologi organisasi, organisasi hijau, yang juga dikenal sebagai organisasi ramah lingkungan, mengacu pada bisnis atau entitas yang memberikan prioritas pada keberlanjutan lingkungan dan mengadopsi praktik ramah lingkungan dalam operasionalnya. Hal ini termasuk upaya untuk meminimalkan dampak lingkungan, mengurangi emisi karbon, mengonservasi sumber daya alam, dan mempromosikan praktik bisnis berkelanjutan di seluruh rantai pasokan dan aktivitas sehari-hari.
Dari sisi psikologi industri dan organisasi, pengembangan organisasi hijau dapat dilakukan dengan cara antara lain, pertama, penekanan pada tanggung jawab sosial perusahaan. Perusahaan dapat kesadaran dan keterlibatan karyawan dalam program-program CSR yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Melibatkan karyawan secara aktif dalam inisiatif-inisiatif ini dapat meningkatkan kebanggaan mereka terhadap perusahaan dan motivasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan, termasuk wisatawan asing.
Kedua, dengan memberikan penghargaan dan pengakuan kepada bisnis pariwisata yang berkinerja tinggi dalam praktik-praktik berkelanjutan dapat meningkatkan motivasi bisnis lainnya untuk mengadopsi inovasi ramah lingkungan. Hal ini dapat memanfaatkan prinsip tentang penghargaan dan dorongan intrinsik dan ekstrinsik.
Ketiga, melakukan pelatihan karyawan tentang pentingnya praktik berkelanjutan dalam industri pariwisata sehingga membentuk sikap yang lebih positif dan komitmen terhadap perubahan. Hal ini dapat meliputi pelatihan tentang cara mengurangi limbah, mengelola sumber daya secara efisien, dan berinteraksi dengan pelanggan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.
Keempat, merancang pesan komunikasi yang memotivasi dan persuasif tentang praktik berkelanjutan kepada pelanggan dapat meningkatkan pengaruhnya. Hal ini bisa meliputi penggunaan narasi yang kuat, bukti sosial, atau pesan yang menyentuh emosi untuk mendorong perilaku ramah lingkungan.
Kelima, mendorong partisipasi pelanggan dalam inisiatif berkelanjutan, seperti program pengurangan limbah atau penanaman pohon, dapat meningkatkan rasa kepemilikan dan keterlibatan mereka dalam upaya pelestarian lingkungan. Ini dapat dilakukan melalui promosi yang tepat dan memberikan pengalaman yang memuaskan kepada pelanggan yang berpartisipasi.
Pendekatan tersebut memberikan integrasi antara industri wisata, jasa, ekonomi kreatif, dan yang lebih penting adalah mempromosikan dan melakukan praktik bisnis berkelanjutan. Dari ketiga berita, peningkatan jumlah wisatawan asing dapat dintegrasikan dengan upaya inovasi yang ramah lingkungan. Di perusahaan sejenis Angkasa Pura, misalnya, dapat didorong untuk meraih penghargaan yang serupa. Untuk perusahaan di bidang ekonomi kreatif, melalui Rumah Kreatif atau sejenisnya, arah menuju organisasi hijau diintegrasikan dalam program-programnya.
Editor : Arief