RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BALI – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan membawa pulang dua medali perak dan satu perunggu dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali.
Kejurnas berlangsung 23–28 September dan diikuti 53 tim dari 16 provinsi. Ajang ini menjadi tahapan penting untuk mengukur kekuatan daerah sebelum menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027 menuju PON NTT-NTB 2028.
Ketua Umum FAJI Kalsel Bandi Chairullah mengatakan, capaian tersebut melanjutkan perkembangan arung jeram Kalsel dalam beberapa tahun terakhir.
Pada PON Aceh-Sumut 2024, arung jeram Kalsel sebelumnya meraih tiga medali perunggu. Tambahan dua perak dan satu perunggu di Kejurnas Bali menjadi modal untuk meningkatkan performa atlet.
“Kejurnas ini menjadi indikator untuk membaca kekuatan lawan menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027. Kami tidak patah semangat dan terus melakukan evaluasi agar FAJI Kalsel bisa lolos ke babak kualifikasi PON,” katanya.
Menurut Bandi, persaingan di Kejurnas Bali cukup ketat. Sebagian besar daerah menurunkan atlet yang sebelumnya telah tampil di PON.
“Karena itu, hasil di Bali akan menjadi bahan evaluasi untuk mematangkan power, taktik, dan strategi atlet Kalsel. Tetap semangat, tetap berlatih dan terus berjuang,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Kompetisi FAJI Kalsel, Wens Gerald, mengatakan tim Kalsel membawa 15 atlet dari sejumlah kabupaten/kota. Mereka didampingi tiga official dan manager, dua pelatih, dua tim medis dan safety, serta dua personel perlengkapan.
“Kami membawa anak-anak yang masih baru dibina, sementara beberapa daerah lain sudah sering mengikuti PON. Meski begitu, semangat mereka luar biasa. Mereka kompak dan berjuang membawa nama Kalsel,” ujar Wens.
Tim Kalsel mengikuti nomor head to head, slalom, down river race, dan R4 X Mix. Nomor tersebut diikuti pada kategori senior putra, senior putri, serta U-23 putra.
Wens menyebut raihan dua perak dan satu perunggu menjadi awal yang baik bagi perkembangan arung jeram Kalsel. Ia berharap dukungan pemerintah, swasta, dan masyarakat terus diberikan untuk persiapan menghadapi Babak Kualifikasi PON 2027.
“Kami berharap dukungan penuh untuk persiapan Pra-PON. Tetap semangat, terus berlatih dan berjuang sebagai Petarung Wasaka,” pungkasnya.
FAJI Kalsel juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalsel Muhidin atas dukungan melalui KONI Kalsel sehingga tim dapat mengikuti Kejurnas di Bali. Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, H Bahrani dan keluarga, serta Bupati Banjar H Saidi Mansyur.
Dukungan juga datang dari Kampung Nusantara Resort, PT Maklum Maklum Bersaudara (GMMB), dan United Tractors. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk materi maupun moral dan semangat bagi para atlet selama mengikuti kompetisi.
Melalui video call, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan berpesan kepada para atlet agar tetap semangat membawa nama baik Kalsel. "Jaga keselamatan dan kesehatan," ujarnya.
Senada dengan Bupati Banjar, Saidi Mansyur melalui video call turut memberikan semangat kepada tim Kalsel. "Terus berjuang mengharumkan nama Kalsel, menjaga kesehatan, dan tetap fokus dalam bertanding," tutupnya. (tia)
Editor : Tia Lalita Novitri