RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Tren gaya hidup fitness di kalangan anak muda Kalimantan Selatan kini mendapat wadah baru untuk unjuk kemampuan sekaligus berkompetisi secara resmi.
Lewat Kejuaraan Pestaraga Wali Kota Cup Tahun 2026 yang digelar di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam lalu, para pelajar dan mahasiswa penghobi fitness kini punya kelas kompetisi tersendiri untuk membuktikan kualitas otot mereka.
Ketua Pelaksana sekaligus Pengurus Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Kalsel, Yudha Pribadi, mengungkapkan bahwa pembukaan kategori khusus pelajar dan mahasiswa ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, langkah ini menjadi jawaban atas semakin menjamurnya minat generasi muda terhadap olahraga fitness, sekaligus menjadi jalur regenerasi atlet binaraga di Kalimantan Selatan yang selama ini belum banyak tergarap.
"Menariknya di Pestaraga tahun ini, kelas pelajar mahasiswa dibuka untuk mengapresiasi generasi muda yang sudah hobi fitness, sekaligus menjadi wadah regenerasi atlet binaraga Kalsel," ujar Yudha saat diwawancarai, Selasa (22/9/2026).
Animo terhadap kejuaraan ini pun terbilang tinggi. Ajang yang turut diikuti perwakilan dari Kalimantan Tengah ini berhasil menghimpun total 100 atlet dari berbagai gym dan rumah fitness se-Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 atlet turun di kelas Men's Fitness Pelajar-Mahasiswa yang baru pertama kali digelar, sementara 50 atlet lainnya berlaga di kategori Men's Fitness Open.
Selain dua kategori tersebut, kejuaraan turut mempertandingkan kelas Men's Sport yang diikuti 25 atlet, serta kelas fisik khusus bagi anggota TNI, Polri, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diikuti lima atlet.
Yudha menegaskan, Pestaraga Wali Kota Cup bukan sekadar ajang unjuk fisik semata, melainkan dirancang sebagai batu loncatan bagi para atlet daerah menuju kompetisi yang lebih besar. Kejuaraan ini menjadi tahap awal seleksi alami sebelum para atlet melangkah ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), Kejuaraan Nasional (Kejurnas), hingga persiapan menuju Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) 2027.
"Harapannya olahraga fitness dan binaraga semakin diminati masyarakat. Kita bisa mencari bibit bibit atlet usia muda yang bisa bersaing dan berkompetisi di tingkat daerah maupun nasional," katanya.
Dengan dibukanya kelas khusus pelajar dan mahasiswa ini, Yudha optimistis ke depan akan semakin banyak talenta muda Kalimantan Selatan yang berani turun ke panggung kompetisi resmi, alih-alih hanya menekuni fitness sebagai gaya hidup semata.
Menurutnya, momentum ini penting untuk memastikan regenerasi atlet binaraga daerah tidak terputus, mengingat persaingan di level nasional menuju Pra-PON 2027 dipastikan akan semakin ketat.
Editor : Sutrisno