RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Taekwondo Academy Club menggelar kejuaraan bertajuk Taekwondo Academy Championship Open Tournament 2026 yang diikuti lebih dari 300 peserta yang berlangsung 18-20 September 2026 bertempat di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin.
Ketua Pelaksana sekaligus Owner Taekwondo Academy Club, Iwan Gunawan, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini diikuti sekitar 25 tim, termasuk undangan dari luar Kalimantan Selatan.
"Untuk jumlah peserta di atas 300, kemudian untuk pesertanya, sebetulnya kita ada sekitar 25 tim yang datang. Kemudian ada undangan yang dari luar Kalimantan Selatan juga untuk mengirimkan aplikasinya, untuk berpartisipasi di kejuaraan ini," ujar Iwan, Jumat, (18/9/2026)
Ia menjelaskan, kejuaraan kali ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari prakadet A, B, dan C, kadet, junior, hingga kategori pemula. Khusus untuk junior pemula dan senior pemula, kategori tersebut tidak digabung dengan junior prestasi maupun senior prestasi, melainkan difokuskan tersendiri bagi peserta pemula.
"Untuk kategori ini kita tampilkan untuk usia prakadet A, B, dan C, kemudian untuk usia kadet, kemudian ada junior. Ada junior pemula dan ada senior pemula. Itu difokuskan untuk pemula, junior pemula dan senior pemula, tidak bergabung dengan junior prestasi maupun senior prestasi," jelasnya.
Iwan menyebutkan, Taekwondo Academy Championship 2026 merupakan kejuaraan perdana yang digelar klubnya, yang baru berdiri sekitar dua tahun terakhir. Ia berharap gelaran ini dapat menjadi perhatian pemerintah kota maupun provinsi ke depannya.
"Alhamdulillah untuk klub kita sendiri itu baru berdiri sekitar dua tahun. Ini untuk perhelatan pertama kali Taekwondo Academy Club mengadakan kejuaraan. Harapan kita semoga jadi perhatian untuk pemerintah kota maupun pemerintah provinsi," katanya.
Ia turut menyoroti tingginya antusiasme peserta, khususnya anak-anak, dalam mengikuti kejuaraan ini. Menurutnya, ajang tersebut sengaja dihadirkan untuk memfasilitasi para atlet muda agar tidak hanya berlatih, tetapi juga mendapatkan pengalaman bertanding secara langsung.
"Kalau melihat antusiasnya, di sini kita bisa katakan bahwa antusias mereka adalah tujuan kita memfasilitasi mereka untuk bertanding. Selama ini kan mereka hanya mendapatkan sekadar latihan, latihan, ujian, dan latihan. Jadi untuk mengembangkan dan memotivasi mereka ke depannya, kita fasilitasi seperti ini," jelasnya.
Sebagai pelatih, Iwan turut menilai potensi atlet taekwondo di Kalimantan Selatan mulai menunjukkan perkembangan yang positif.
"Untuk potensi anak-anak, saya lihat khususnya di Kalimantan Selatan ini sudah mulai bagus. Undangan yang datang pun juga melihat dari antusiasme anak-anak ini," pungkasnya.
Editor : Arif Subekti