Perbasi Kalsel Perkuat Pembinaan Basket, Sasar Sekolah hingga Akademi Wasit

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 12:54 WIB
SOSIALISASI: Wakil Ketua SDM Bidang eSports Perbasi Kalsel, M Idris Jian Sidik, saat mensosialisasikan program Perbasi Kalsel Go to School dalam Turnamen SMAGA Cup di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.(dok Perbasi Kalsel)
SOSIALISASI: Wakil Ketua SDM Bidang eSports Perbasi Kalsel, M Idris Jian Sidik, saat mensosialisasikan program Perbasi Kalsel Go to School dalam Turnamen SMAGA Cup di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.(dok Perbasi Kalsel) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Perbasi Kalimantan Selatan mulai menggeser fokus pembinaan bola basket hingga ke lingkungan sekolah.

Melalui program Perbasi Kalsel Go to School, pembinaan diarahkan tidak hanya untuk mencetak atlet, tetapi juga membangun ekosistem bola basket yang lebih tertata di daerah.

Program tersebut disosialisasikan dalam Turnamen SMAGA Cup di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin, Selasa (15/9/2026) malam.

Sekretaris Perbasi Kalsel, Arif Rahman Hakim, mengatakan pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem kompetisi, perangkat pertandingan, hingga pembinaan atlet.

"Standarisasi ini penting agar pelaksanaan kompetisi bola basket di Kalsel semakin tertata dan memiliki kualitas yang baik," ujarnya.

Ia menjelaskan, Perbasi Kalsel juga tengah menyiapkan akademi wasit untuk mencetak perangkat pertandingan berkualitas yang diproyeksikan mampu menembus level nasional hingga internasional.

Di sisi pembinaan atlet, Perbasi Kalsel tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan untuk membuka akses beasiswa bagi pebasket berprestasi. Langkah ini diharapkan membuat pendidikan dan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan.

"Jadi atlet tidak hanya dipersiapkan dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga pendidikannya," jelas Arif.

Selain itu, pembinaan bola basket di Kalsel mulai berbasis teknologi melalui pengembangan database pemain. Data tersebut nantinya digunakan untuk memetakan potensi atlet sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih terarah.

Perbasi Kalsel turut mengembangkan esports basket sebagai ruang baru untuk menjangkau generasi muda yang semakin akrab dengan dunia digital.

"Perkembangan zaman harus kita ikuti. Esports basket juga menjadi salah satu ruang yang sedang kita kembangkan," katanya.

Melalui program Go to School, Perbasi Kalsel menargetkan pembinaan bola basket semakin luas, sekaligus membangun jalur pembinaan yang terintegrasi mulai dari sekolah, atlet, kompetisi, wasit, pendidikan, hingga teknologi.

Editor : Sutrisno
Basket Kalsel