RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan cabang olahraga para atletik dan para panahan resmi berakhir.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang tetap berjalan lancar meski di tengah kondisi kabut asap yang melanda daerah.
"Di tengah kabut asap kita mencoba untuk menggelar kegiatan ini, tentu dengan penyesuaian penyesuaian. Beberapa hari ini kita lakukan agak siang, karena pagi relatif berkabut, nanti setelah aman baru kita laksanakan kegiatan," ujar Pebriadin saat ditemui, Selasa (8/9/2026).
Ia menjelaskan, orientasi utama pelaksanaan kejuaraan tetap mengutamakan kesehatan peserta, sekaligus menjadi sarana menguji sejauh mana pembinaan yang selama ini berjalan di tingkat kabupaten/kota.
"Orientasinya adalah kita untuk mengejar sehat, terus sekaligus juga untuk menguji bagaimana pembinaan yang selama ini berjalan di kabupaten kota," katanya.
Pebriadin turut menyampaikan selamat kepada Kota Banjarbaru yang berhasil tampil sebagai juara umum untuk nomor-nomor yang dipertandingkan. Ia meminta kabupaten/kota lain untuk terus berbenah dan menata pembinaan di daerah masing-masing.
"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat buat Kota Banjarbaru sebagai juara umum untuk nomor nomor yang dilombakan. Dan untuk kabupaten kota yang lain juga kami minta untuk berbenah, untuk terus menata pembinaan di level kabupaten kota," jelasnya.
Ia juga meminta NPCI Provinsi Kalimantan Selatan untuk mempertajam konsep pembinaan, dengan tetap mengintensifkan cabang dan nomor unggulan, sekaligus melakukan ekstensifikasi terhadap nomor-nomor lain yang dinilai berpotensi menyumbang medali di level nasional.
"Cabang cabang dan nomor nomor yang menjadi unggulan kita terus diintensifkan, tapi juga kita melakukan ekstensifikasi terhadap nomor nomor lain yang kita pandang berpotensi untuk memperoleh medali di level nasional," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, mengungkapkan bahwa dari pelaksanaan kejuaraan di dua cabang olahraga, yakni para atletik dan para panahan, terlihat regenerasi bibit atlet muda yang menjanjikan. Hal ini terlihat dari partisipasi 13 kabupaten/kota yang seluruhnya mengirimkan atlet.
"Alhamdulillah, bibit bibit atlet regenerasi mulai timbul karena 13 kabupaten/kota mengirimkan atletnya semua. Dan itu dengan antusias dukungan kabupaten/kota untuk mengirimkan atletnya sangat luar biasa," ujar Sumansyah.
Ia menambahkan, hasil kejuaraan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi NPCI Kalsel untuk mempersiapkan program pelatihan atlet (Pelatprov) pada 2027 mendatang.
"Nantinya kami evaluasi dengan hasil hasil limit, bisa kami persiapkan untuk Pelatprov di 2027," katanya.
Sumansyah berharap dua cabang olahraga yang menjadi lumbung medali NPCI Kalsel, yakni para panahan dan para atletik, dapat menyumbangkan medali emas pada ajang Peparnas 2028 yang rencananya digelar di Jakarta.
"Kami harapkan dalam dua cabang olahraga itu adalah yang kami terbaik dan untuk menyumbangkan medali medali emas nanti di Peparnas 2028, mungkin di Jakarta," jelasnya.
Ia turut menyampaikan pesan kepada atlet yang belum berhasil meraih juara pada kejuaraan kali ini agar tidak patah semangat dan terus berlatih di NPCI kabupaten/kota masing-masing.
"Pesan kami dari NPCI Provinsi Kalimantan Selatan, atlet yang belum beruntung dan belum mendapatkan juara, tetap berlatih gigih di NPCI kabupaten/kota masing masing, karena itu bukan untuk menghalangi prestasi ke depannya," pungkasnya.
Editor : Sutrisno