Stadion 17 Mei Dikebut Jelang Championship, Wagub Kalsel Soroti Fasilitas Disabilitas

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 11:09 WIB

 

TINJAU: Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman meninjau Stadion 17 Mei Banjarmasin didampingi Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib. (Foto: Dinas PUPR Kalsel)
TINJAU: Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman meninjau Stadion 17 Mei Banjarmasin didampingi Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib. (Foto: Dinas PUPR Kalsel)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin - Stadion 17 Mei Banjarmasin terus dipersiapkan menjelang bergulirnya kompetisi Championship mulai 12 September 2026. Tak hanya kesiapan untuk pertandingan, aspek keamanan hingga fasilitas bagi penyandang disabilitas ikut menjadi perhatian.

 

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman turun langsung meninjau stadion tersebut, Sabtu sore (29/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan tahap akhir pekerjaan sekaligus mengecek fasilitas yang akan digunakan pemain, panitia, suporter, dan masyarakat.

Stadion 17 Mei diproyeksikan kembali menjadi markas PS Barito Putera dalam mengarungi kompetisi musim mendatang.

Hasnuryadi yang juga Owner PS Barito Putera mengatakan, kesiapan stadion memiliki arti penting. Sebab, sepak bola dan Barito Putera memiliki ikatan kuat dengan masyarakat Kalimantan Selatan.

"Kita tentunya ingin menjalankan apa yang menjadi kecintaan masyarakat Banua Kalimantan Selatan tercinta melalui olahraga, khususnya cabang sepak bola dalam hal ini Barito Putera," ujar Hasnuryadi, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, progres pekerjaan di Stadion 17 Mei terus berjalan. Tahap finishing diharapkan bisa segera dituntaskan sebelum kompetisi dimulai.

"Menjelang musim Championship yang akan bergulir 12 September ini, kita melihat kesiapannya langsung seperti apa. Insyaallah dalam penyelesaian finishing akan selesai," katanya.

Keamanan dan Akses Disabilitas Disorot

Bagi Hasnuryadi, kesiapan Stadion 17 Mei tidak hanya menyangkut kelayakan lapangan untuk menggelar pertandingan. Keamanan dan kenyamanan penonton juga harus menjadi perhatian.

Karena itu, masukan dari berbagai pihak, termasuk panitia pelaksana pertandingan dan suporter, dinilai penting untuk memetakan kebutuhan stadion ke depan.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah fasilitas bagi penyandang disabilitas. Hasnuryadi berharap Stadion 17 Mei bisa menjadi ruang yang dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

"Kami juga ingin ini rumah untuk semua. Nanti mudah mudahan Pak Gubernur berkenan juga kita tingkatkan, misalnya untuk penyandang disabilitas," paparnya.

Keselamatan anak-anak yang datang menyaksikan pertandingan juga menjadi sorotan. Hasnuryadi meminta sejumlah akses di dalam stadion, terutama tangga, ditingkatkan keamanannya.

"Seandainya ada anak anak, karena kemarin waktu itu pernah saya lihat anak anak, ini kan tangga tangganya mungkin masih kurang aman atau safety, bagaimana lebih ditingkatkan lagi ke depan," tambahnya.

Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan M. Yasin Toyib mengatakan, hasil peninjauan bersama tersebut langsung ditindaklanjuti melalui rapat. Sejumlah kebutuhan infrastruktur yang masih perlu dibenahi mulai dipetakan.

Sebagian kebutuhan tersebut, kata Yasin, dipersiapkan untuk masuk dalam penganggaran APBD murni 2027.

"Kita ada rapat dipimpin Pak Wagub. Ada beberapa catatan yang harus kita persiapkan untuk bisa kita anggarkan di murni 2027," kata Yasin.

Lampu hingga Ruang Ganti

Selain pembenahan fasilitas utama, Dinas PUPR Kalsel juga menyiapkan lapangan latihan. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung sehingga dapat digunakan mulai Januari 2027.

"Kita ada tempat buat latihan, itu akan kita selesaikan nanti biar bisa dipakai di bulan Januari," terangnya.

Peningkatan sistem pencahayaan stadion turut masuk dalam daftar pekerjaan berikutnya. PUPR Kalsel juga mencatat kebutuhan pembenahan fasilitas bagi penyandang disabilitas serta ruang internal pemain.

"Untuk tahun depan mungkin catatannya ada masalah lampu yang harus kita tingkatkan sampai 2000, kemudian juga penyandang disabilitas dan lain lain, termasuk pembenahan di dalam khususnya ruang ganti biar lebih semangat teman teman pemain Barito nya," jelas Yasin.

Ia menegaskan Pemprov Kalsel melalui Dinas PUPR akan terus mendukung pengembangan infrastruktur olahraga, termasuk fasilitas yang menunjang PS Barito Putera.

"Intinya PUPR akan komitmen terus untuk mem-backup infrastruktur yang ada di pemerintah provinsi Kalsel, juga mem-backup teman teman sepak bola khususnya Barito Putera," pungkasnya. (*)

 

Editor : M. Ramli Arisno
Championship 2026 PUPR Kalimantan Selatan Wagub Kalsel Stadion 17 Mei Barito Putera