Subhan Nor Yaumil Nahkodai ICF Kalsel, Bidik Podium Nasional dan Hidupkan Kembali Tour de Banua

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:37 WIB
H. Subhan Nor Yaumil usai resmi terpilih sebagai Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi ICF Kalsel di Banjarbaru, Kamis (26/8/2026). (M Idris Jian Sidik)
H. Subhan Nor Yaumil usai resmi terpilih sebagai Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi ICF Kalsel di Banjarbaru, Kamis (26/8/2026). (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Balap sepeda Kalimantan Selatan memasuki babak baru. H. Subhan Nor Yaumil resmi terpilih sebagai Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Selatan periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) yang digelar di Banjarbaru, Kamis (26/8/2026).

Forum tertinggi organisasi balap sepeda provinsi ini dihadiri Sekjen ICF beserta jajaran, seluruh Pengcab kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, unsur Forkopimda, dan Dispora Kalsel.

Subhan Nor Yaumil datang bukan hanya dengan jabatan baru, tetapi dengan agenda yang sudah jelas dan terstruktur. Ia menegaskan tiga pilar utama yang akan menjadi fondasi kepengurusan empat tahun ke depan: pembinaan prestasi berjenjang dari usia dini hingga atlet elit, penghidupan kembali event balap sepeda bertaraf besar, serta kampanye budaya bersepeda sehat bersama masyarakat.

"Fokus utama kami dalam empat tahun ke depan mencakup pembinaan prestasi dari usia dini hingga elit, pengaktifan kembali ajang balap sepeda bertaraf besar, serta kampanye bersepeda sehat dan aman bersama masyarakat," ujar Subhan.

Untuk pilar prestasi, ICF Kalsel akan membangun pola pembinaan atlet muda secara berjenjang dengan membidik podium di Popnas dan Kejuaraan Nasional. Kompetisi berkala di tingkat kabupaten dan kota akan digenjot sebagai jalur penjaringan bibit unggul yang sistematis.

Yang paling dinantikan banyak kalangan adalah rencana menghidupkan kembali ajang balap sepeda ikonik yang pernah membesarkan nama Kalimantan Selatan Tour de Loksado yang akan dikemas ulang menjadi Tour de Banua atau Tour de Meratus. Agenda sport tourism ini dirancang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai jendela memperkenalkan kekayaan alam Kalimantan Selatan kepada dunia.

Di sisi pemberdayaan masyarakat, ICF Kalsel akan menggandeng komunitas, swasta, dan pemerintah untuk mendorong budaya bersepeda yang lebih inklusif, aman, dan menyehat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang selama ini belum tersentuh gerakan bersepeda.

Sekretaris Jenderal ICF Pusat, Jadi Rajagukguk, yang hadir langsung dalam musprov ini memberikan penegasan bahwa kekuatan organisasi balap sepeda Indonesia sesungguhnya ditentukan oleh seberapa aktif denyut kompetisi di level daerah.

"Pengurus pusat tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan daerah. Sinergi dari tingkat kabupaten dan kota sangat dibutuhkan untuk menjaring atlet potensial," tegasnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Kalimantan Selatan memiliki modal yang cukup untuk bicara di level nasional bahkan internasional, baik di nomor road maupun mountain bike.

"Kalsel selalu hadir di setiap Kejurnas. Saya yakin road bisa menjadi potensi besar menyumbangkan atlet ke tingkat nasional dan internasional. Di MTB pun ada beberapa atlet Kalsel yang sudah pernah juara — ini potensi yang harus terus dikembangkan," ujarnya.

Dukungan penuh datang dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua KONI Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman. Ia menyambut positif seluruh program yang diusung kepengurusan baru dan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan berdiri sebagai penonton.

"Pemerintah daerah bersama KONI siap memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru agar seluruh program kerja dapat diwujudkan secara maksimal demi mengharumkan nama Banua," kata Hasnuryadi.

Ia juga berpesan agar kepengurusan baru tidak bekerja dalam ruang tertutup, melainkan aktif merangkul seluruh Pengcab di kabupaten dan kota sebagai mitra strategis yang setara.

"Harapan saya, figur yang meneruskan tersebut tidak bekerja sendirian, tapi dibantu oleh teman-teman di kabupaten/kota. Kami di pemerintah akan mendukung sepenuhnya, KONI juga akan mendukung sepenuhnya. Kami berharap apa yang menjadi program tersebut bisa diwujudkan bersama," pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
h subhan nor yaumil ketua icf kalimantan selatan musyawarah olahraga provinsi resmi terpilih banjarmasin