RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Panggung Turnamen Tenis Meja Terbuka DPRD Kalimantan Selatan Cup VI 2026 resmi menutup tirai pada Selasa (25/8/2026) malam di Gedung Basement DPRD Kalsel, Banjarmasin, dengan serangkaian cerita yang layak dikenang. Tidak hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang semangat besar yang menyertai perjalanan enam tahun turnamen ini.
Babak puncak langsung mendapat kehormatan istimewa, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman hadir menyaksikan langsung laga final ganda AC putra yang mempertemukan pasangan Fadil-Gani melawan Adi-Gilang. Kehadiran orang nomor dua Pemprov Kalsel itu menambah tensi dan kemeriahan laga puncak yang sejak awal sudah menjanjikan persaingan ketat.
Dan benar saja final itu berlangsung penuh drama. Fadil-Gani membuka laga dengan meyakinkan, menutup gim pertama dengan skor 11-6. Namun Adi-Gilang tidak mau menyerah begitu saja. Di gim kedua, Gilang tampil lebih menyerang dengan pukulan backhand yang berulang kali menyulitkan lawan, dan berhasil merebut gim tersebut 11-5 untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gim ketiga menjadi yang paling memanas. Kedua pasangan silih berganti mengumpulkan poin sebelum Fadil-Gani kembali menemukan ritme terbaik mereka dan menutup gim dengan skor 11-7. Memasuki gim keempat, Adi-Gilang berupaya keras menyamakan kedudukan, tapi Fadil-Gani tampil tanpa cela dan kembali menang 11-6 memastikan kemenangan 3-1 dan mahkota juara ganda AC putra.
Namun kegembiraan hari itu tidak hanya milik Fadil dan Gani. Klub Tenis Meja Mahkota Bunda menjadi nama yang paling bersinar sepanjang turnamen ini. Mereka berhasil meraih dua gelar sekaligus kelas U70 melalui pasangan Fadhil/Imai, dan kelas A-C lewat pasangan Fadhil/Gani.
Sebuah pencapaian yang semakin mempertegas reputasi klub yang sudah puluhan tahun bergerak di jalur pembinaan tenis meja Kalimantan Selatan.
Owner Mahkota Bunda, Anwar Halim, mengakui perjalanan membangun klub selama ini tidak selalu mudah. Namun semangatnya tidak pernah padam dan dua gelar di DPRD Kalsel Cup VI menjadi bukti bahwa konsistensi itu membuahkan hasil.
"Kami punya klub sudah puluhan tahun. Memang ada hambatan, kekurangan dan kelebihan. Tapi tentu harus ada pembinaan, dari KONI juga harus mendukung. Kami sebagai pihak swasta juga siap mendukung program pemerintah, asal sesuai prosedur," ujar Anwar.
Ia juga berharap turnamen seperti ini ke depannya lebih memberikan porsi kepada pemain muda jika tujuan utamanya adalah pencarian bibit atlet baru. "Kalau memang mencari bibit, memang harus usia muda dulu," tuturnya.
Selain dua gelar Mahkota Bunda, sejumlah peserta lain juga menorehkan nama mereka sebagai juara. Di nomor ganda internal, pasangan Adi/Gazali tampil terbaik. Kategori tunggal putri internal dimenangi Maya. Sementara di kategori U16, Yosi dari SMAN 2 Banjarmasin keluar sebagai juara.
Usai menyaksikan laga final, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh peserta dan penyelenggara atas semangat yang ditunjukkan sepanjang dua hari pelaksanaan turnamen.
"Tambah meningkat antusiasnya. Kita sama-sama mengabdi untuk Banua Kalsel melalui olahraga ini, menjunjung tinggi persatuan," ujar Hasnuryadi.
Ia juga menyampaikan harapan yang lebih jauh dari sekadar ajang kompetisi bahwa dari arena tenis meja seperti inilah bisa lahir atlet-atlet berbakat yang suatu hari membawa nama Kalimantan Selatan ke pentas lebih tinggi.
"Siapa tahu dari kegiatan olahraga ini ada atlet yang memiliki bakat dan kemampuan untuk kita bina bersama, sehingga nantinya bisa mengharumkan nama daerah. Insyaallah kami akan selalu memberikan yang terbaik," ujarnya.
Ketua Panitia, Ipik Gandamana, memastikan bahwa DPRD Kalsel Cup akan kembali hadir di tahun-tahun berikutnya dengan ambisi yang terus berkembang. Ia bahkan membuka peluang mengundang atlet nasional di edisi mendatang untuk semakin meningkatkan kualitas dan daya tarik kompetisi.
"Pasti lanjut lagi, ini sudah ke-6 juga. Tujuannya tidak lain, intinya untuk mencari bibit muda. Ini juga sebagai uji coba untuk pertandingan yang lebih tinggi, seperti Porprov. Tiap tahun kita ingin terus meningkat—pesertanya mencakup lebih luas dan kualitasnya makin bagus. Barangkali bisa mengundang atlet nasional," kata Ipik saat ditemui, Rabu (26/8/2026)
Dengan lebih dari 250 peserta meningkat 50 persen dibanding tahun sebelumnya DPRD Kalsel Cup VI 2026 menutup perjalanannya dengan catatan yang membanggakan. Turnamen ini bukan sekadar mempertandingkan bet dan bola, tetapi menjaga nyala semangat olahraga rakyat yang dulu pernah ada di setiap sudut kampung di Kalimantan Selatan.
Editor : Arif Subekti