RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABRU- Ratusan atlet bola voli tingkat pelajar dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan mulai adu kemampuan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Kalsel 2026, Senin (24/8).
Pertandingan dipusatkan di GOR Indoor Voli, depan eks Kodim Kotabaru, dan berlangsung selama sepekan, 24 hingga 30 Agustus 2026.
Kejurprov ini menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus ajang seleksi atlet-atlet berbakat. Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) bekerja sama dengan Pengprov dan Pengkab PBVSI untuk menjaring pevoli potensial yang nantinya dipersiapkan ke jenjang lebih tinggi.
Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov, Arbani, mengatakan kejuaraan tersebut memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga bola voli di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, selain memberikan pengalaman dan jam terbang kepada atlet pelajar, Kejurprov menjadi bagian dari proses pencarian bibit untuk membentuk tim daerah yang diproyeksikan mengikuti berbagai kejuaraan di tingkat nasional.
“Tujuan utama ada dua. Pertama, kita mencari bibit atlet tingkat sekolah. Kemudian yang kedua, kejuaraan ini menjadi ajang tingkat kabupaten dan kota yang bekerja sama dengan PBVSI Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ia berharap dari kompetisi tersebut lahir atlet-atlet muda potensial yang nantinya mampu mewakili Kalimantan Selatan di tingkat nasional, termasuk dalam persiapan menuju Pra-PON hingga PON.
Pada sektor putra, persaingan diikuti tujuh tim kabupaten/kota yang terbagi dalam dua pool.
Pool A dihuni Tanah Bumbu, tuan rumah Kotabaru dan Hulu Sungai Utara. Sedangkan Pool B diisi Tanah Laut, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Balangan.
Laga perdana sektor putra mempertemukan Tanah Laut melawan Balangan serta Banjarbaru menghadapi Kabupaten Banjar.
Sementara sektor putri diikuti enam tim yang terbagi dalam dua kelompok. Pool AA mempertemukan Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Kabupaten Banjar.
Sedangkan Pool BB diisi Banjarbaru, Kotabaru dan Barito Kuala. Pertandingan pembuka sektor putri mempertemukan Tanah Bumbu dengan Kabupaten Banjar.
Setiap tim akan bersaing mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya pada babak penyisihan grup untuk mengamankan tiket ke babak gugur dengan sistem single elimination.
Persaingan diprediksi semakin ketat saat memasuki babak penentuan hingga partai final. Grand Final sektor putra dijadwalkan berlangsung pada 30 Agustus malam, sementara sektor putri digelar pada 30 Agustus sore.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru H Eka Saprudin secara resmi membuka sekaligus melepas peserta Kejurprov Bola Voli Kalsel 2026.
Eka berpesan kepada seluruh atlet dan perangkat pertandingan agar menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Ia juga menekankan pentingnya peran wasit dalam menjaga kualitas pertandingan. Kepemimpinan yang jujur, adil dan profesional dinilai menjadi bagian penting agar seluruh pertandingan berjalan tertib dan aman.
“Kepada wasit dapat menjalankan tugas secara profesional. Kita ingin pertandingan berlangsung aman, tertib dan tetap menjunjung sportivitas,” katanya.
Eka menambahkan, Pemkab Kotabaru berkomitmen mendukung perkembangan olahraga di daerah. Pembinaan atlet muda, menurutnya, harus terus dilakukan agar potensi olahraga Kotabaru semakin berkembang.
Melalui Kejurprov tersebut, Pemkab Kotabaru berharap lahir pevoli muda berbakat yang tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah, tetapi juga membawa nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
“Pemerintah daerah akan terus mendorong kemajuan olahraga di Kotabaru. Kami berharap para atlet Kotabaru dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya. (jum)
Editor : Arief M