RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – SMAN 7 Banjarmasin kembali menunjukkan dominasinya di panggung Honda DBL with Kopi Good Day South Kalimantan 2026. Smaven sukses keluar sebagai juara kategori putra setelah menuntaskan perjuangan di Final Party DBL Banjarmasin 2026, di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin, Jumat (14/8) malam.
Gelar ini sekaligus mempertegas SMAN 7 Banjarmasin sebagai salah satu kekuatan terbesar basket pelajar di Kalimantan Selatan. Bagi Smaven, trofi musim ini terasa semakin spesial. Sebab, gelar 2026 menjadi gelar juara kedelapan mereka di ajang DBL South Kalimantan.
Sebelum musim ini, SMAN 7 Banjarmasin telah mengoleksi tujuh gelar juara putra. Mereka sebelumnya menjadi kampiun pada 2015, 2016, 2018, 2021, 2022, 2023, dan 2025.
Konsistensi tersebut membuat Smaven kembali datang ke musim 2026 bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai tim yang membawa status juara bertahan.
Di partai puncak, juara bertahan itu ditantang SMAN 2 Banjarmasin (Smada). Duel dua sekolah dengan tradisi basket kuat tersebut menjadi penutup ideal untuk rangkaian kompetisi DBL Banjarmasin 2026.
Pelatih SMAN 7 Banjarmasin, Hujaifie, menjadi sosok yang mengawal perjuangan Smaven sepanjang kompetisi. Sementara itu, kepemimpinan di dalam lapangan dipercayakan kepada kapten Jonando Bunarta.
Di kubu lawan, Smada datang dengan ambisi besar untuk kembali menempatkan nama sekolah mereka di puncak. Tim SMAN 2 Banjarmasin dipimpin pelatih Muhammad Mazani, dengan Keandra Choki sebagai kapten.
Pertemuan Smaven dan Smada bukan sekadar perebutan satu trofi. Kedua sekolah memiliki sejarah panjang di DBL South Kalimantan. SMAN 2 Banjarmasin tercatat pernah menjadi juara putra pada 2010 dan 2011.
Menariknya, dominasi SMAN 7 di kategori putra berbanding terbalik dengan SMAN 2 Banjarmasin di kategori putri. SMAN 2 Banjarmasin merupakan penguasa kategori putri dengan 10 gelar juara, termasuk gelar pada 2026. Dengan demikian, musim ini kembali menjadi tahun spesial bagi Smada karena mereka berhasil mempertahankan mahkota di sektor putri.
Perebutan juara putra berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal pertandingan. Kedua tim berusaha bermain agresif dan menjaga momentum karena sangat berharga di partai puncak. Namun, Smaven unggul dengan angka 20-8 di kuarter pertama.
Memasuki kuarter kedua, pertandingan semakin menarik. Smaven berusaha menjaga kendali permainan, sementara Smada terus memberikan tekanan untuk memangkas jarak.
Selepas halftime, intensitas pertandingan semakin meningkat. Duel antar pemain berlangsung lebih ketat, kedua tim mulai bermain lebih berani dalam mencari angka.
Memasuki kuarter terakhir, atmosfer Final Party semakin panas. Dukungan dari tribun ikut membuat pertandingan semakin hidup. Smada berusaha mengejar, sementara Smaven berupaya mempertahankan keunggulan hingga buzzer akhir. Skor 72-34 untuk kemenangan Smaven memastikan diri sebagai juara Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan.
Bagi Jonando Bunarta dan kawan-kawan, kemenangan ini bukan hanya tentang satu pertandingan. Trofi tersebut menjadi bukti bahwa Smaven masih menjadi salah satu kekuatan utama basket pelajar di Banua.
Hujaifie menilai, keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja keras pemain sejak persiapan hingga pertandingan terakhir. Menurutnya, para pemain mampu menjaga fokus meski tekanan di partai final jauh lebih besar dibandingkan pertandingan sebelumnya.
"Kami bersyukur bisa kembali menjadi juara. Anak-anak sudah bekerja keras sejak persiapan dan saya mengapresiasi perjuangan mereka. Di final tekanan tentu berbeda, tetapi mereka mampu tetap fokus dan menjalankan apa yang sudah dipersiapkan," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan hanya mengandalkan satu atau dua pemain. Kekompakan dan kedisiplinan menjadi modal penting Smaven dalam menghadapi pertandingan puncak.
"Yang paling penting adalah bagaimana pemain tetap percaya kepada sistem dan teman satu tim. Ketika permainan berjalan sesuai rencana, peluang untuk memenangkan pertandingan tentu semakin besar," katanya.
Di lapangan, kapten Smaven Jonando Bunarta menjadi salah satu sosok yang menjaga semangat rekan-rekannya. Menurut Jonando, laga final memberikan tekanan tersendiri karena seluruh pemain sadar bahwa kesempatan untuk menjadi juara hanya ditentukan dalam satu pertandingan.
"Dari awal kami sudah tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Kami berusaha bermain dengan tenang, saling percaya dan tidak mudah panik ketika pertandingan berlangsung ketat," tutur Jonando.
Bagi Jonando, keberhasilan mengangkat trofi bersama Smaven menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Ia menyebut gelar tersebut merupakan buah dari perjuangan seluruh anggota tim.
"Gelar ini untuk semua pemain, pelatih, sekolah dan orang-orang yang selalu mendukung kami. Kami ingin membuktikan bahwa kerja keras selama latihan akhirnya terbayar di pertandingan," ujarnya.
Di kubu SMAN 2 Banjarmasin, kekalahan di final menjadi pengalaman penting bagi skuad Smada. Pelatih Muhammad Mazani mengakui pertandingan puncak selalu menghadirkan tekanan berbeda bagi para pemain.
"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik. Anak-anak juga sudah berjuang sampai akhir. Memang ada beberapa hal yang harus kami evaluasi, terutama bagaimana menjaga konsistensi permainan ketika menghadapi tekanan di pertandingan besar," kata Mazani.
Ia menilai pengalaman tampil di final menjadi modal berharga bagi pemain-pemain Smada untuk berkembang. Menurutnya, hasil pertandingan tidak boleh membuat perjuangan tim selama kompetisi menjadi sia-sia.
"Yang terpenting anak-anak mendapatkan pengalaman. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan kami bisa lebih matang dan lebih siap menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi," ujarnya.
Kapten SMAN 2 Banjarmasin, Keandra Choki, juga mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya sepanjang kompetisi. Ia menyebut seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik di partai puncak.
"Kami sudah berusaha sampai pertandingan selesai. Memang hasilnya belum sesuai dengan yang kami inginkan, tetapi kami tetap bangga dengan perjuangan tim. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami," ucapnya.
Menurutnya, pertandingan final memberikan pelajaran penting mengenai mental bertanding dan pentingnya menjaga konsentrasi dalam setiap possession. "Di pertandingan seperti ini, kesalahan kecil bisa sangat berpengaruh. Kami belajar bahwa kami harus tetap tenang, fokus dan percaya satu sama lain sampai pertandingan benar-benar selesai," tuturnya.
Keberhasilan SMAN 7 Banjarmasin menjadi juara putra dan SMAN 2 Banjarmasin menjuarai kategori putri, kedua sekolah semakin mempertegas dominasi mereka dalam sejarah DBL South Kalimantan.
Hingga 2026, SMAN 7 Banjarmasin telah mengoleksi 8 gelar juara putra, menjadi sekolah dengan gelar terbanyak di sektor tersebut. Di belakangnya ada SMAN 1 Banjarbaru dengan empat gelar, SMAN 1 Banjarmasin dan SMAN 2 Banjarmasin masing-masing dua gelar, serta SMAN 3 Banjarmasin dan SMA Don Bosco Banjarmasin yang masing-masing mengoleksi satu gelar.
Sementara di sektor putri, SMAN 2 Banjarmasin semakin sulit dikejar dengan koleksi 10 gelar juara. Catatan tersebut membuat DBL South Kalimantan 2026 kembali menegaskan satu hal. Tradisi basket pelajar di Banua terus hidup, dan persaingan antar sekolah semakin menarik dari tahun ke tahun. (bir/gr/mof)
FIRST TEAM HONDA DBL WITH KOPI GOOD DAY 2026 SOUTH KALIMANTAN
KATEGORI PUTRA
•Gregorius Ricardo L. Tobing, SMAN 7 Banjarmasin
•Muhammad Habibie Sudarisman, SMAN 7 Banjarmasin
•M. Afkar Lawza'i Raliby, SMA IT Ukhuwah Banjarmasin
•Muhammdah Arya Rafka, MAN 1 Hulu Sungai Tengah
•Keandra Choky Iqbal Maulana, SMAN 2 Banjarmasin
MVP PUTRA: Keandra Choky Iqbal Maulana, SMAN 2 Banjarmasin
COACH TERPILIH
Muhammad Mazani — SMAN 2 Banjarmasin
KATEGORI PUTRI
•Fitri Amelia, SMAN 1 Banjarbaru
•Kadek Purnama Handayani, SMAN 1 Banjarbaru
•Aisya Sahifa Rizkia, SMAN 1 Kandangan
•Syiffana Gita Panschella, SMAN 2 Banjarmasin
•Nayla Nur Khalisya, SMAN 2 Banjarmasin
MVP PUTRI: Nayla Nur Khalisya — SMAN 2 Banjarmasin
COACH TERPILIH
Muhammad Helmi Naufal — SMAN 1 Kandangan
AZA 3X3 COMPETITION 2026
PUTRA: SMAN 7 BANJARMASIN
PUTRI: MAN 1 HULU SUNGAI TENGAH
BEST 5 DBL DANCE COMPETITION
1.SMA Don Bosco Banjarmasin - Pendamping Tim Putra
2.SMA Kanaan Banjarmasin - Pendamping Putra
3.SMAN 2 Banjarbaru - Pendamping Tim Putra