Ratusan Atlet Siap Adu Stamina di Banua Duathlon Challenge 2026

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Aksi para peserta dalam gelaran Banua Duathlon Challenge pada penyelenggaraan sebelumnya di Kebun Raya Banua. (M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)
Aksi para peserta dalam gelaran Banua Duathlon Challenge pada penyelenggaraan sebelumnya di Kebun Raya Banua. (M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Kuota pendaftaran 120 peserta ludes terjual di even Banua Duathlon Challenge (BDC).

Memasuki penyelenggaraan keempat, BDC kembali hadir dengan skala yang lebih besar. Ajang yang memadukan olahraga lari dan bersepeda ini akan berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, lokasi yang sudah menjadi identitas kuat event ini sejak pertama kali digelar.

Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan, Budiono, menyebut peningkatan jumlah peserta dari sekitar 100 atlet tahun lalu menjadi 120 tahun ini sebagai sinyal positif yang tidak bisa diabaikan.

"Peserta tahun ini mencapai 120 atlet, meningkat dari tahun lalu yang sekitar 100 peserta. Pendaftarannya juga habis dalam dua hari. Ini menunjukkan antusiasme atlet terhadap BDC semakin tinggi," ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Tahun ini BDC hadir dengan rangkaian yang lebih lengkap dari sebelumnya. Selain kompetisi utama, penyelenggaraan juga dirangkaikan dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan BDC Running, menghadirkan tiga nomor utama, duathlon, aquathlon, dan running. Keragaman kategori ini dipastikan membuat kompetisi semakin semarak.

Yang membuat persaingan semakin panas, BDC Open tahun ini kedatangan tamu istimewa. Atlet-atlet nasional dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan turut meramaikan kategori bergengsi tersebut.

"Untuk BDC Open, ada atlet nasional yang datang dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan. Kehadiran mereka tentu membuat persaingan semakin menarik sekaligus menjadi pengalaman bagi atlet-atlet daerah," kata Budiono.

Perjalanan BDC dimulai sejak 2023 ketika ajang ini pertama kali digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora Kalsel. Sejak edisi perdana, BDC sudah mencuri perhatian tidak hanya atlet dari berbagai penjuru Indonesia, tetapi juga peserta dari mancanegara.

Lebih dari sekadar arena kompetisi, BDC juga dirancang sebagai bagian dari pengembangan sport tourism Kalimantan Selatan. 

Dengan antusiasme yang terus meningkat setiap tahunnya, Banua Duathlon Challenge perlahan namun pasti sedang membangun reputasinya sebagai salah satu agenda sport tourism terbaik di Kalimantan Selatan yang patut diperhitungkan di tingkat nasional.

Editor : M Oscar Fraby
FTI Kalsel Kebun Raya Banua banjarbaru