RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Senin (10/8/2026) sore akan lama dikenang sebagai salah satu hari paling dramatis dalam sejarah Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan. GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi saksi dua upset besar yang terjadi beruntun dalam satu sore membuktikan bahwa di atas parket DBL, tidak ada hasil yang bisa dianggap sudah pasti.
Kejutan pertama datang lebih awal. SMAN 2 Banjarmasin alias Smada berhadapan dengan SMAN 1 Banjarbaru yang musim lalu merupakan bagian dari jajaran empat besar atau Fantastic Four. Laga berlangsung sangat ketat sepanjang empat kuarter dengan kedua tim saling bergantian memegang kendali.
Namun di penghujung pertandingan, Smada berhasil mengungguli Smansa Banjarbaru dengan skor 34-32. Dua poin yang menjadi pembeda itulah selisih tipis yang cukup untuk menciptakan upset pertama sore itu.
Pelatih SMAN 2 Banjarmasin, Muhammad Mazani, menyebut kemenangan ini adalah buah dari persiapan yang matang dan mental bertanding yang tidak tergoyahkan meski dihadapkan pada lawan yang sudah teruji.
"SMAN 1 Banjarbaru adalah tim yang tidak bisa diremehkan mereka pernah ada di empat besar musim lalu. Itu justru membuat kami semakin serius dalam persiapan. Anak-anak bermain dengan kepala dingin dan hati yang panas kombinasi itulah yang menentukan di akhir laga," tutur Mazani.
Belum selesai semua pihak menyerap kejutan pertama, laga berikutnya langsung menyajikan drama yang tidak kalah mendebarkan. SMA IT Ukhuwah Banjarmasin tampil menghadapi SMAN 1 Banjarmasin alias Smasa finalis DBL South Kalimantan musim lalu yang hanya kalah di laga puncak dari SMAN 7 Banjarmasin.
Di atas kertas, keunggulan jelas ada di pihak Smasa. Namun SMA IT Ukhuwah tidak datang untuk sekadar meramaikan. Mereka bermain dengan determinasi penuh dari kuarter pertama hingga peluit terakhir berbunyi, dan menutup laga dengan kemenangan tipis 24-23 yang membuat tribun bergemuruh.
Pelatih SMA IT Ukhuwah Banjarmasin, Ahmad Mawardi, mengakui ini bukan kemenangan yang mudah. Namun keyakinan terhadap kualitas anak asuhnya tidak pernah goyah sejak sebelum laga dimulai.
"Kami tahu Smasa bukan lawan sembarangan mereka finalis tahun lalu dan punya pengalaman yang tidak bisa diremehkan. Tapi kami juga percaya dengan kemampuan anak-anak kami. Kami sudah siapkan strategi dan alhamdulillah mereka bisa menjalankannya dengan baik. Satu poin memang tipis, tapi kemenangan tetap kemenangan dan kami sangat bangga," ujar Ahmad Mawardi.
Project Officer Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan, Dharma Putra, mengaku dua hasil ini menjadi bukti nyata bahwa kompetisi musim ini berlangsung jauh lebih kompetitif dan tidak bisa diprediksi dibandingkan sebelumnya.
"Inilah yang selalu membuat DBL menarik. Tidak ada jaminan tim yang kuat di musim lalu akan terus dominan musim berikutnya. Hari ini kita lihat sendiri tim empat besar dan finalis tahun lalu keduanya pulang lebih cepat dari yang diperkirakan. Ini bukan berita buruk, ini tanda bahwa level persaingan di seri Kalsel tahun ini benar-benar naik kelas," ujar Dharma Putra.
Ia menambahkan, dua upset dalam satu sore ini menjadi pesan keras bagi seluruh tim yang masih bersaing. Tidak ada yang boleh lengah barang sedetik pun di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan karena siapa pun bisa mengejutkan siapa pun di atas parket GOR Hasanuddin Banjarmasin. (bir)
Editor : Arief