RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Satu lagi bukti bahwa MANSAHUTE bukan tim yang datang sekadar untuk berpartisipasi. MAN 1 Hulu Sungai Tengah kembali memperlihatkan kualitas mereka di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan, dengan membungkam SMAN 1 Tanjung alias Smanta secara meyakinkan dengan skor 39-16 di GOR Hasanuddin Banjarmasin, Selasa (11/8/2026).
MANSAHUTE langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama. Mereka menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 13-11, awal yang tipis namun cukup untuk menunjukkan siapa yang memegang inisiatif permainan.
Memasuki kuarter kedua, intensitas MANSAHUTE meningkat drastis. Smanta kesulitan menemukan ritme dan tidak mampu memperkecil jarak.
Di paruh kedua, dominasi MANSAHUTE semakin menguat dengan kuarter ketiga yang menjadi mimpi buruk bagi Smanta, MANSAHUTE mencetak 10 poin tanpa balas di periode tersebut. Skor akhir 39-16 menjadi gambaran betapa totalnya penampilan tim dari Hulu Sungai Tengah itu.
Pelatih MANSAHUTE, M. Firdaus Hidayat, mengungkapkan bahwa persiapan matang menjadi kunci di balik performa apik anak asuhnya.
"Kami memang sudah menyiapkan strategi khusus menghadapi Smanta. Anak-anak menjalankan instruksi dengan sangat baik, pertahanan kami rapat dan serangan kami efektif. Yang paling saya banggakan adalah bagaimana mereka bisa menjaga fokus selama empat kuarter penuh tanpa kendor di tengah jalan. Ini menunjukkan karakter tim yang sesungguhnya," ujar M. Firdaus Hidayat.
Pemain MANSAHUTE, M. Arya Rafka, mengaku merasakan kepercayaan diri timnya terus bertumbuh dari laga ke laga sejak kompetisi ini dimulai.
"Dari awal kami memang sudah bertekad untuk tampil serius di setiap pertandingan. Kami tahu orang-orang mungkin tidak terlalu memperhitungkan kami karena kami dari luar Banjarmasin, tapi justru itu yang membuat kami semakin termotivasi. Kemenangan ini bukan akhir, kami mau terus melangkah dan buktikan bahwa MANSAHUTE layak ada di panggung ini," tegas M. Arya Rafka.
Dari kubu Smanta, pelatih SMAN 1 Tanjung, Imam Muhammad Romadhona, mengakui bahwa timnya tidak mampu tampil pada level terbaik hari ini. Namun ia memilih melihat pengalaman ini dari sisi yang lebih konstruktif.
"Hari ini lawan memang lebih dominan dari kami. Kami mencoba berjuang tapi gap-nya terlalu besar untuk bisa kami tutup. Yang terpenting sekarang adalah evaluasi menyeluruh, lihat apa yang salah dan pastikan anak-anak mengambil pelajaran dari pertandingan ini. Pengalaman bermain di DBL itu sangat berharga bagi mereka, apapun hasilnya," kata Imam.
Kemenangan ini semakin mempertegas MANSAHUTE sebagai salah satu tim kejutan yang paling diperhitungkan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan musim ini. Tim yang datang jauh dari Hulu Sungai Tengah itu telah membuktikan bahwa jarak bukan penghalang untuk bermain besar, dan GOR Hasanuddin Banjarmasin kini sudah sangat mengenal nama mereka.
Editor : M Oscar Fraby