RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Satu hari, dua nasib berbeda untuk SMAN 7 Banjarmasin. Selasa (11/8/2026), GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi arena enam laga AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan yang berlangsung penuh drama.
Smaven merasakannya dari dua sisi yang berlawanan dalam satu hari yang sama. Di kategori putri, Smaven harus menelan pil pahit. SMAN 2 Kotabaru tampil mengejutkan dan menundukkan Smaven dengan skor 8-6, memastikan langkah SMAN 7 Banjarmasin putri terhenti lebih awal dari yang diharapkan.
Hasil tersebut tidak terduga, mengingat Smaven adalah salah satu nama besar yang selalu diperhitungkan di kompetisi basket pelajar Kalimantan Selatan.
Pemain putri Smaven, Nazly Hidayah, tidak mampu menyembunyikan kekecewaan usai laga. Namun, ia tetap menerima hasil ini dengan lapang dada.
"Kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Mereka bermain bagus dan lebih efektif dalam memanfaatkan setiap peluang. Kekalahan ini menyakitkan, tapi kami harus terima. Yang terpenting ini jadi pelajaran berharga untuk kami pribadi dan untuk adik-adik yang akan melanjutkan perjuangan Smaven ke depannya," ujar Nazly Hidayah.
Di laga putri lainnya, SMAN 1 Martapura berhasil mengalahkan SMAN 2 Martapura dalam duel satu kota dengan skor tipis 5-4 — derby Martapura yang berlangsung penuh tekanan dan ditentukan di detik-detik terakhir.
Sementara di kategori putra, cerita Smaven berbalik sepenuhnya. Tim putra SMAN 7 Banjarmasin tampil dalam performa terbaik mereka dan membungkam SMAN 5 Banjarmasin dengan skor telak 12-4.
Kemenangan besar ini memastikan Smaven putra melangkah ke babak semifinal dengan kepercayaan diri yang meroket.
Pemain putra Smaven, M. Furqan Azzikri, mengaku timnya memang sudah menyiapkan diri untuk tampil all-out sejak awal laga.
"Kami tahu hari ini harus menang untuk melaju. Jadi kami tidak memberi ruang sedikit pun sejak tip-off. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Tapi kami tidak boleh puas, di semifinal nanti persaingannya pasti jauh lebih berat dan kami harus tampil lebih baik lagi," tegas M. Furqan Azzikri.
Laga putra lainnya juga menyajikan cerita menarik. SMAN 1 Simpang Empat melanjutkan tren positif mereka dengan mengandaskan SMA IT Ukhuwah Banjarmasin 4-1, memastikan tiket semifinal bagi sekolah yang datang dari luar Banjarmasin itu.
Di laga lain, SMKN 1 Simpang Empat mengalahkan SMAN 2 Kotabaru 6-2, sementara SMKN 5 Banjarmasin meraih kemenangan paling dramatis. Mereka menundukkan MAN Kotabaru dengan skor mepet 4-3 dalam duel yang berlangsung hingga poin-poin penghabisan.
Pemain SMKN 5 Banjarmasin, Indra Setiawan, mengungkapkan betapa menegangkannya perjalanan timnya menuju kemenangan tersebut.
"Laga tadi benar-benar menguras energi dan mental. Selisihnya cuma satu poin dan kami harus fight sampai detik terakhir. Di 3x3 memang begitu, satu momen bisa mengubah segalanya. Kami bersyukur bisa bertahan dan menang. Ini kemenangan yang sangat berharga untuk kami," ujar Indra Setiawan.
Dengan selesainya fase babak pertama, bracket AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan kini semakin jelas. Di kategori putri, empat tim yang berhak melanjutkan perjalanan adalah SMAN 3 Banjarmasin, SMAN 1 Simpang Empat, SMAN 1 Martapura, dan SMAN 2 Kotabaru.
Sementara di kategori putra, delapan tim yang lolos dari babak pertama akan bertarung memperebutkan tempat di empat besar dalam laga-laga semifinal yang dipastikan semakin kompetitif.
Editor : M Oscar Fraby