RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Prestasi MAB Racing HRVRT di Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 putaran ketiga di Tobasari, Simalungun, Sumatera Utara, tak hanya datang dari Muhammad Kholilul Rahman.
Sang adik, Ahmad Sakha Rahim, ikut mencuri perhatian. Pelajar MTsN 3 Tapin itu tampil kompetitif bersama navigator M Zaki Supriatna dan berhasil membawa pulang sejumlah prestasi dari ajang reli yang diikuti pereli nasional dan mancanegara tersebut.
Ahmad sukses finis di posisi kelima overall APRC.
Lebih istimewa, ia keluar sebagai juara pertama kelas RC4 APRC.
Prestasi itu sekaligus menunjukkan bahwa usia muda bukan penghalang untuk bersaing di level internasional.
Pelajar Tapin Tak Gentar Hadapi Pereli Mancanegara
Berstatus sebagai pelajar, Ahmad Sakha justru mampu tampil percaya diri menghadapi persaingan di lintasan.
Ia harus berhadapan dengan pereli dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta dari luar negeri. Tantangannya bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga ketepatan membaca karakter lintasan, menjaga konsentrasi, serta mempertahankan performa kendaraan sepanjang perlombaan.
Ahmad mampu melewati tantangan tersebut dan menyelesaikan seluruh rangkaian Special Stage (SS) dengan catatan kompetitif.
Hasilnya, ia mengamankan posisi kelima overall APRC sekaligus menjadi yang terbaik di kelas RC4.
Juara RC4 APRC, Runner Up Nasional
Capaian Ahmad tidak berhenti di ajang APRC.
Pada Kejurnas Rally 2026, ia juga mencatat hasil positif dengan menjadi juara kedua Nasional RC4 dan menempati posisi kesembilan overall nasional.
Catatan tersebut semakin melengkapi performanya di Tobasari. Konsistensinya sepanjang perlombaan membuat Ahmad mampu menjaga posisi hingga garis finis.
Kakak-Adik Sama-Sama Naik Podium
Prestasi Ahmad sekaligus melengkapi keberhasilan sang kakak, Muhammad Kholilul Rahman, pada ajang yang sama.
Keduanya sama-sama berstatus pelajar dan sama-sama membawa nama Kabupaten Tapin ke panggung reli Asia Pasifik.
Kholilul tampil di kelas RC3, sedangkan Ahmad bertarung di kelas RC4.
Hasilnya pun sama-sama membanggakan.
Kholilul berhasil mengamankan podium ketiga overall APRC, juara pertama RC3 APRC, juara pertama Junior APRC, serta juara pertama Nasional RC3.
Sementara Ahmad finis kelima overall APRC dan juara pertama RC4 APRC.
Dua bersaudara tersebut sekaligus menunjukkan potensi pembalap muda asal Kalimantan Selatan di tengah persaingan reli yang semakin kompetitif.
Bawa Nama Tapin ke Panggung Internasional
Perwakilan Tim MAB HRVRT, Rahman Noor Wahyudi, mengapresiasi perjuangan dua pereli muda tersebut.
Menurutnya, hasil yang diraih Ahmad dan Kholilul merupakan buah dari kerja keras selama menghadapi persaingan di lintasan.
“Ahmad juara juga. Mereka sama-sama mengharumkan nama Tapin di ajang internasional,” ujar Rahman, Selasa (11/8/2026).
Ia menyebut pencapaian keduanya menjadi kebanggaan bagi tim. Sebab, bukan hanya mampu bersaing, keduanya juga berhasil menjadi juara di kelas masing-masing.
“Perjuangan mereka luar biasa. Mereka tampil habis-habisan untuk mengamankan poin dan memberikan hasil terbaik,” katanya.
Jadi Modal untuk Seri Berikutnya
Bagi Ahmad Sakha, hasil di Tobasari menjadi pengalaman penting sekaligus modal menghadapi seri berikutnya.
Usianya yang masih muda dan statusnya sebagai pelajar MTsN 3 Tapin membuat perjalanan kariernya masih panjang. Pengalaman bertarung di APRC menjadi kesempatan berharga untuk terus mengasah kemampuan dan mental kompetisinya.
Gelar juara RC4 APRC juga menjadi sinyal bahwa talenta muda Kalimantan Selatan memiliki potensi untuk bersaing lebih jauh di panggung reli nasional maupun Asia Pasifik.
Bersama MAB Racing HRVRT, Ahmad Sakha dan Muhammad Kholilul Rahman kini menjadi dua talenta muda asal Tapin yang sukses membawa nama daerahnya berkibar di pentas reli internasional.
Editor : Eddy Hardiyanto