RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – GOR Hasanuddin Banjarmasin kembali memanas pada Minggu (9/8/2026). Tiga laga AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan yang merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan tersaji dengan intensitas tinggi dan hasil yang beragam — ada yang dimenangkan dengan selisih besar, ada pula yang harus berjuang hingga titik penghabisan.
Di laga pertama, SMAN 3 Banjarmasin alias Smaga berhasil menaklukkan SMKN 3 Banjarmasin dengan skor ketat 7-6. Selisih satu angka itu mencerminkan betapa tipisnya jarak antara kemenangan dan kekalahan dalam format 3x3 yang serba cepat dan intens. Pemain putri Smaga, Dwi Ira Puspita, mengungkapkan campur aduk perasaan setelah timnya berhasil melewati ujian berat tersebut.
"Laga tadi benar-benar menegangkan sampai akhir. Selisihnya cuma satu angka dan kami harus fokus penuh setiap detiknya. Alhamdulillah bisa menang, tapi ini jadi pengingat buat kami bahwa di 3x3 tidak ada lawan yang bisa diremehkan. Satu momen bisa mengubah segalanya," ujar Dwi Ira Puspita.
Hasil berbeda tersaji di laga kedua. SMAN 7 Banjarmasin alias Smaven tampil dominan dan menggilas SMAN 1 Kelua dengan skor telak 13-6. Sebagai juara bertahan kompetisi 5x5, Smaven seolah ingin menegaskan bahwa dominasi mereka juga berlaku di format 3x3 — tampil tanpa kompromi dari awal hingga akhir pertandingan.
Laga ketiga menjadi yang paling mengejutkan. MAN Kotabaru, yang menempuh perjalanan jauh dari Kotabaru, tampil di luar ekspektasi dan berhasil menundukkan SMAN 1 Kotabaru dengan skor 8-4. Sebuah hasil yang sekaligus membuktikan bahwa jarak bukan halangan untuk tampil kompetitif di GOR Hasanuddin.
Pemain MAN Kotabaru, M. Hidayatullah, tidak menyembunyikan kegembiraan atas kemenangan yang diraih timnya. Baginya, hasil ini adalah bukti bahwa persiapan dan semangat yang dibawa dari Kotabaru tidak sia-sia.
"Kami tahu ini bukan laga mudah. Menghadapi sekolah dari daerah sendiri dengan jarak jauh dari rumah punya tekanan tersendiri. Tapi kami sudah persiapkan diri dan yakin bisa menang. Alhamdulillah hasilnya sesuai harapan. Ini bukan akhir, kami mau terus melangkah sejauh mungkin," ujar M. Hidayatullah dengan semangat.
AZA 3x3 Competition 2026 South Kalimantan terus bergulir dengan persaingan yang semakin ketat. Setiap laga menyimpan kejutan tersendiri — dan itulah yang membuat format 3x3 selalu menghadirkan tontonan yang tidak bisa ditebak hingga bunyi peluit terakhir.
Editor : Arif Subekti