RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Puluhan atlet cabang olahraga menembak dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan beradu kemampuan dalam ajang Wali Kota Cup 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 3 Agustus.
Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mematangkan persiapan atlet yang akan berlaga pada ajang Prapon yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 28 Agustus mendatang.
Ketua Harian Perbakin Kalimantan Selatan, Supriyanto, mengatakan kompetisi tersebut mempertandingkan delapan nomor individu pada jarak 10 meter.
Kategori yang dipertandingkan meliputi kategori youth, yakni Air Rifle putra dan putri serta Air Pistol putra dan putri. Sementara itu, kategori senior terdiri atas Air Rifle putra dan putri serta Air Pistol putra dan putri.
"Kami ingin menjaring potensi atlet secara maksimal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pemantauan kemampuan atlet dari berbagai daerah," ujarnya.
Supriyanto menjelaskan, sebanyak 54 atlet dari sejumlah daerah turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka berasal dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
Menurutnya, kejuaraan itu juga menjadi tahapan akhir dalam menentukan atlet yang akan memperkuat kontingen Kalimantan Selatan pada ajang Prapon.
"Sebelumnya, kami juga sudah melaksanakan penilaian kemampuan atlet di seluruh Kalimantan Selatan. Dari hasil itu, kami akan menentukan siapa saja yang memenuhi kriteria untuk diberangkatkan pada 22 hingga 28 Agustus mendatang," katanya.
Ia menjanjikan, Perbakin terus berupaya menjaring bibit-bibit atlet potensial melalui berbagai kejuaraan yang digelar di tingkat daerah maupun provinsi.
Saat ini terdapat sekitar 30 atlet yang diproyeksikan untuk memperkuat kontingen Kalimantan Selatan pada ajang prapekan olahraga nasional (Prapon). Para atlet tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari kategori youth hingga senior.
Nomor pertandingan yang diikuti pun cukup beragam, mulai dari nomor 10 meter hingga 50 meter. "Untuk nomor 10 meter, hampir semua kategori kami ikuti. Sementara untuk nomor outdoor, ada nomor 25 meter ladies sport, nomor 50 meter free pistol, three position, serta air rifle putra dan putri," katanya.
Supriyadi mengakui masih ada sejumlah kendala yang dihadapi Perbakin Kalimantan Selatan, terutama berkaitan dengan keterbatasan sarana dan prasarana latihan.Selama ini, atlet belum memiliki fasilitas yang memadai untuk berlatih pada nomor 25 meter dan 50 meter.
Meski demikian, pihaknya tetap optimistis mampu meraih hasil terbaik pada ajang Prapon."Target kami adalah meraih dua medali emas. Kami terus berupaya mengatasi berbagai keterbatasan yang ada agar target tersebut dapat tercapai," bebernya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengatakan kejuaraan menembak tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-500 Kota Banjarmasin.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut karena dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus penjaringan atlet berprestasi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Olahraga menembak membutuhkan ketelitian, kecermatan, kedisiplinan, dan ketenangan. Bahkan, kami tadi juga diminta untuk mencobanya dan ternyata tidak mudah karena membutuhkan konsentrasi yang tinggi," ujarnya, seusai membuka kegiatan pada Sabtu (1/8/2026) di lapangan Tembak 10M Pengrov Perbakin Kalsel, Banjarmasin.
Ia berharap Perbakin Kalimantan Selatan dan Perbakin Kota Banjarmasin dapat lebih sering menyelenggarakan kompetisi maupun pelatihan secara rutin untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet menembak dari Kota Banjarmasin yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional," katanya.
Editor : M Oscar Fraby