RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Musim kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026. Penyusutan debit air di lokasi latihan utama memaksa atlet berpindah tempat demi menjaga kualitas persiapan.
Tala hanya mengirimkan satu atlet, Muhammad Ramada Rajrin, untuk tampil di Kejurnas yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang. Mahasiswa Pendidikan Olahraga Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin itu kini menjalani program latihan intensif.
Ketua PODSI Tala, Herny Pangestu, mengatakan kondisi air di Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, mengalami penyusutan cukup parah sehingga tidak lagi layak digunakan sebagai arena latihan.
"Karena air di Banyu Irang surut, latihan sementara kami pindahkan ke Sungai Awang, Banjarmasin. Di sana atlet bisa berlatih bersama atlet lain agar persiapannya lebih maksimal," ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Meski dihadapkan pada keterbatasan, PODSI Tala tetap menjalankan program latihan secara intensif. Di saat bersamaan, pembinaan atlet muda juga mulai dipersiapkan sebagai investasi prestasi jangka panjang.
Ke depan, bendungan di Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar, direncanakan menjadi pusat latihan baru sekaligus lokasi penjaringan bibit atlet dayung. Fasilitas tersebut juga diproyeksikan mendukung persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027 yang direncanakan berlangsung di Bumi Tuntung Pandang.
Sementara itu, jadwal dan lokasi resmi Kejurnas Dayung 2026 masih menunggu keputusan panitia. Ajang tersebut disebut-sebut akan digelar di Danau Cincin, kawasan Jakarta International Stadium (JIS), dengan alternatif di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.
"Kami masih menunggu kepastian dari panitia, baik jadwal maupun lokasi pertandingan," tutup Herny.
Editor : Eddy Hardiyanto