RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Turnamen Bola Voli Perwosi Cup I 2026 resmi bergulir di GOR Saijaan Dirgahayu, Selasa (28/7/2026). Sebanyak 16 tim pelajar putri dari tingkat SLTP dan SLTA se-Kabupaten Kotabaru siap bersaing memperebutkan gelar juara.
Kompetisi perdana yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Kotabaru itu diikuti delapan tim tingkat SLTP/sederajat dan delapan tim tingkat SLTA/sederajat.
Mewakili Bupati Kotabaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Minggu Basuki, membuka turnamen secara resmi dengan penyerahan bola dan servis pertama bersama unsur Forkopimda.
Dalam sambutannya, Minggu Basuki menegaskan turnamen ini bukan hanya ajang memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda dan pembentukan karakter.
"Turnamen ini bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, ini menjadi wadah pembinaan atlet usia muda, mempererat persaudaraan antarsekolah, sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah," ujarnya.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet voli putri berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi hingga nasional.
"Kami berharap dari kompetisi seperti ini lahir bibit-bibit pevoli putri yang mampu membawa nama Kotabaru berprestasi di level yang lebih tinggi," katanya.
Sementara itu, Ketua Perwosi Kabupaten Kotabaru, Hj. Nurlaila, mengatakan pembinaan olahraga bagi pelajar putri harus dilakukan sejak dini agar potensi atlet perempuan terus berkembang.
"Perwosi peduli terhadap pembinaan bola voli pelajar putri karena pengembangan atlet perempuan harus dimulai sejak usia sekolah," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
"Ini panggung kalian untuk membuktikan kemampuan. Bertandinglah dengan sportif, jaga persaudaraan, dan berikan penampilan terbaik di lapangan. Menang atau kalah adalah hal biasa," pesannya.
Editor : Eddy Hardiyanto