RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Cabang olahraga sambo Kabupaten Tapin kembali menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
Pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) 2026, kontingen Tapin sukses membawa pulang sembilan medali dari 11 atlet yang diturunkan.
Raihan tersebut terdiri atas dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu. Hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil positif sekaligus memperkuat posisi Sambo Tapin sebagai salah satu kekuatan baru di Kalimantan Selatan.
Pelatih Sambo Kabupaten Tapin, Muhammad Fuad, mengatakan capaian tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan seluruh pengurus.
"Alhamdulillah, atlet-atlet mampu memberikan penampilan terbaik. Hasil dua emas, tiga perak, dan empat perunggu ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan," ujarnya, Senin (27/7/2026).
Pada Kejurprov tersebut, atlet Tapin tampil di sejumlah kelas. Untuk kategori Sport Junior, mereka bertanding di kelas 53 kilogram, 58 kilogram, 64 kilogram, dan 71 kilogram. Sementara kategori Sport Senior diikuti pada kelas 58 kilogram, 64 kilogram, 71 kilogram, hingga 79 kilogram. Adapun nomor Combat diwakili atlet pada kelas 58 kilogram dan 71 kilogram.
Meski berhasil membawa pulang sembilan medali, Fuad menegaskan pihaknya tidak ingin cepat berpuas diri. Evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki kekurangan, terutama pada pertandingan-pertandingan penentuan yang masih belum mampu dimaksimalkan.
Menurutnya, target berikutnya adalah meningkatkan jumlah medali emas pada kejuaraan mendatang. Sambo Tapin membidik sedikitnya tiga medali emas sebagai tolok ukur peningkatan prestasi.
"Kami menargetkan minimal tiga medali emas pada kejuaraan berikutnya. Pembinaan akan terus kami tingkatkan, baik dari sisi fisik, teknik, maupun mental bertanding agar atlet lebih siap menghadapi partai final," katanya.
Untuk mencapai target tersebut, program latihan akan semakin diperkuat. Selain meningkatkan intensitas latihan fisik dan teknik, para atlet juga akan lebih sering diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan guna menambah pengalaman bertanding.
Di sisi lain, regenerasi atlet juga menjadi perhatian serius. Pembinaan atlet usia muda terus digencarkan agar Sambo Tapin memiliki stok atlet berprestasi yang mampu menjaga kesinambungan prestasi pada masa mendatang.
"Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat, kami optimistis Sambo Tapin bisa terus berkembang dan menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga nasional," pungkas Fuad.
Editor : M Oscar Fraby