Festival Tiga Cabor Hari Jadi Kalsel Jadi Panggung Pembinaan Atlet Muda Banua

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 15:19 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, secara resmi membuka Festival Tiga Cabang Olahraga dalam rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam lalu. (M Idris Jian Sidik)
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, secara resmi membuka Festival Tiga Cabang Olahraga dalam rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam lalu. (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Di balik kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, ada agenda yang lebih dari sekadar seremonial. Festival Tiga Cabang Olahraga yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel pada 23–26 Juli 2026 menjadi ruang nyata bagi para atlet muda Banua untuk berkompetisi, mengukur kemampuan, dan membuktikan hasil pembinaan mereka selama ini.

Tiga cabang olahraga dipilih dengan pertimbangan matang: Sambo, Tinju, dan Loncat Indah. Ketiganya dipertandingkan secara paralel di lokasi berbeda. Sambo berlangsung di GOR Hasanuddin, Tinju digelar di Toko Kopi Mae, sementara Loncat Indah dipusatkan di SKB Mulawarman. Pembukaan resmi dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jumat (24/7/2026) malam, dengan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman.

Hasnuryadi mewakili Gubernur Kalsel menegaskan bahwa festival ini hadir di momen yang tepat. Euforia Piala Dunia yang baru saja berakhir dinilainya telah membuktikan betapa besarnya kerinduan masyarakat terhadap tontonan olahraga yang berkualitas.

"Mudah-mudahan kegiatan ini semakin memberikan hiburan untuk kita semua. Kita baru saja menyaksikan Piala Dunia yang sangat menghibur. Ini membuktikan masyarakat sangat menantikan hiburan melalui olahraga. Semoga kegiatan ini juga semakin menumbuhkan semangat persatuan melalui olahraga," ujar Hasnuryadi.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, menjelaskan bahwa pemilihan ketiga cabang olahraga tersebut bukan tanpa alasan strategis. Tinju dipilih karena popularitasnya yang mengakar di tengah masyarakat, Sambo karena perkembangannya yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, sementara Loncat Indah dipilih dengan tujuan lebih khusus — menghidupkan kembali cabang olahraga yang pernah menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan.

"Tinju merupakan olahraga yang cukup populer, Sambo sedang berkembang, sedangkan Loncat Indah dipilih karena merupakan cabang olahraga perairan yang pernah menjadi andalan Kalimantan Selatan. Kami ingin kembali memopulerkan cabang ini sekaligus memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi," jelas Pebriadin, Minggu (26/7/2026).

Festival ini melengkapi serangkaian agenda olahraga perayaan Hari Jadi ke-76 Kalsel yang sebelumnya juga telah menggelar gerak jalan, jalan santai, dan gowes bersama masyarakat. Namun bagi Dispora, festival tiga cabor ini memiliki bobot yang berbeda karena bersentuhan langsung dengan program pembinaan atlet jangka panjang.

Melalui festival ini, para atlet binaan Banua mendapat kesempatan berharga untuk mengasah mental bertanding dan mengukur sejauh mana hasil latihan mereka berbanding lurus dengan performa di lapangan. Sebuah kebutuhan nyata yang tidak bisa digantikan hanya dengan sesi latihan rutin semata.

Dispora Kalsel berharap momentum festival ini menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk tampil lebih berani di kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar ke depannya, demi terus mengharumkan nama Kalimantan Selatan di kancah olahraga nasional.

Editor : Arif Subekti
tiga cabor disbora festival