Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Savate Resmi Gabung KONI Kalsel, Bidik Porprov 2029 di Amuntai

M Idris Jian Sidik • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:07 WIB
RESMI: Pengurus Provinsi Persatuan Savate Indonesia Kalimantan Selatan saat resmi diterima sebagai anggota KONI Kalimantan Selatan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026). Savate menjadi salah satu cabang olahraga baru yang memperkuat ekosistem olahraga bela diri di Bumi Lambung Mangkurat.(M Idris Jian Sidik)
RESMI: Pengurus Provinsi Persatuan Savate Indonesia Kalimantan Selatan saat resmi diterima sebagai anggota KONI Kalimantan Selatan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026). Savate menjadi salah satu cabang olahraga baru yang memperkuat ekosistem olahraga bela diri di Bumi Lambung Mangkurat.(M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan kini punya satu lagi cabang olahraga bela diri yang resmi bernaung di bawah KONI. Savate, seni bela diri asal Prancis yang mengandalkan teknik pukulan dan tendangan dengan sepatu khusus, resmi menjadi anggota KONI Kalimantan Selatan setelah disahkan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalsel di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026) lalu.

Bagi banyak orang Kalsel, Savate mungkin masih terdengar asing. Ketua Pengprov Persatuan Savate Indonesia (PSI) Kalsel, Johan Amin, yang akrab dipanggil Bang Jo, menjelaskan bahwa olahraga ini memiliki kemiripan dengan kickboxing dalam hal teknik bertarung, namun dengan satu pembeda yang cukup mencolok.

"Savate adalah bela diri asal Prancis yang mengandalkan teknik pukulan dan tendangan. Yang membedakannya dari bela diri lain adalah atlet bertanding menggunakan sepatu khusus, serta mengedepankan aspek keselamatan melalui penggunaan perlengkapan pelindung yang lengkap," jelas Bang Jo saat diwawancarai, Rabu (15/7/2026).

Keanggotaan di KONI Kalsel menjadi tonggak penting yang membuka banyak peluang sekaligus tanggung jawab baru bagi PSI Kalsel. Dari status yang sebelumnya hanya bergerak di luar sistem olahraga resmi, kini Savate punya tempat yang jelas dalam ekosistem olahraga Kalimantan Selatan.

Saat ini, PSI Kalsel sudah memiliki kepengurusan di setidaknya enam kabupaten dan kota, Hulu Sungai Utara, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, dan Banjarbaru yang masih dalam proses penyelesaian administrasi. Tapi Bang Jo tidak mau berhenti di angka itu. Target berikutnya adalah memastikan seluruh daerah di Kalimantan Selatan memiliki kepengurusan PSI yang aktif.

Dan agenda yang sudah dipasang dalam kalender PSI Kalsel tidak main-main. Savate ditargetkan tampil sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada 2029.

"Kami ingin Savate menjadi salah satu cabang olahraga bela diri yang mewarnai dunia olahraga di Kalsel. Dalam waktu dekat kami juga mempersiapkan Savate untuk dipertandingkan pada Porprov di Amuntai," ujar Bang Jo.

Untuk mencapai target itu, PSI Kalsel sedang memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai daerah. Saat ini pembinaan masih difokuskan melalui klub-klub bela diri yang sudah ada, sebelum nantinya diperluas ke lingkungan sekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Langkah masuk ke sekolah dipandang sebagai jalur paling efektif untuk menemukan bibit-bibit atlet baru dalam jumlah yang signifikan.

"Kami berharap sosialisasi ke sekolah-sekolah dapat melahirkan bibit-bibit atlet baru yang nantinya dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat daerah hingga nasional," pungkasnya.

Dari sepatu khusus yang memantul di matras, sebuah olahraga bela diri yang lahir di Paris kini mulai menapakkan langkah pertamanya di Bumi Lambung Mangkurat, dengan ambisi yang jelas dan target yang sudah terpasang di cakrawala 2029. (bir)

Editor : Arief
kalimantan selatan KONI Kalsel porprov