RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Berawal dari keinginan sederhana mengajak masyarakat gemar berolahraga, Rantau Running Club (2RC) kini menjelma menjadi salah satu komunitas lari terbesar di Kabupaten Tapin. Berdiri sejak 22 Desember 2019, komunitas ini tak hanya menjadi tempat berkumpul para pecinta lari, tetapi juga mengampanyekan gaya hidup sehat, membangun kebersamaan, hingga melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Ketua 2RC, Zizi Efendi, mengatakan komunitas tersebut lahir sebagai ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin berlari tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang.
"Sejak awal kami ingin menghadirkan wadah kebersamaan bagi para pecinta lari di Tapin. Semangat yang kami bangun adalah persaudaraan, kekompakan, sportivitas, dan gaya hidup sehat," ujarnya, Minggu (12/7/2026).
Logo 2RC yang menampilkan ikon Tugu Sirang Pitu pun memiliki makna tersendiri. Monumen tersebut merupakan titik awal komunitas berkumpul sekaligus menjadi lokasi start dan finis latihan pada masa-masa awal berdiri.
"Logo itu bukan sekadar gambar, tetapi identitas yang menggambarkan sejarah, semangat, dan kebanggaan kami dengan slogan 2RC Bukah Baramaian," katanya.
Terbuka untuk Semua, Tanpa Batasan Usia
Kini, jumlah anggota aktif 2RC mencapai sekitar 120 orang. Angka itu bahkan belum termasuk sejumlah anggota yang belum bergabung dalam grup WhatsApp komunitas.
Menariknya, bergabung dengan 2RC tidak memerlukan syarat khusus. Masyarakat cukup datang mengikuti latihan bersama yang rutin digelar komunitas.
"Bagi yang ingin bergabung cukup datang saat Sunday Morning Run setiap Minggu pagi di kawasan Rantau Baru atau mengikuti jadwal latihan yang telah kami susun," jelas Zizi.
Program latihan yang disiapkan juga beragam, mulai dari Easy Run, Long Run, Fartlek, Tempo Run, Interval Run hingga Strength Training. Setiap anggota bebas memilih program sesuai kemampuan dan target masing-masing.
Dampingi Pemula Hingga Raih Personal Best
Tak hanya mewadahi pelari berpengalaman, 2RC juga aktif membina para pemula.
Anggota baru terlebih dahulu diperkenalkan dengan manfaat olahraga lari sebelum menjalani latihan secara bertahap. Program dimulai dari Easy Run selama 30 menit, meningkat menjadi 60 menit, kemudian dilanjutkan dengan metode latihan berbasis detak jantung zona dua maupun MAF Training.
Menurut Zizi, banyak anggota merasakan perubahan positif setelah rutin berlatih.
"Banyak yang mengaku tubuhnya lebih sehat, pola istirahat menjadi lebih baik, lebih menikmati olahraga lari, bahkan berhasil mencatat personal best dalam berbagai ajang," ungkapnya.
Sunday Morning Run Jadi Perekat Kebersamaan
Di tengah kesibukan anggota yang berasal dari berbagai profesi, 2RC tetap menjaga kekompakan melalui agenda Sunday Morning Run (SMR) setiap Minggu pukul 06.30 Wita.
Lari santai sejauh sekitar lima kilometer itu dimulai dari kawasan Rantau Baru atau I Love Tapin, kemudian ditutup dengan makan bersama.
"Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi. Tidak semua anggota bisa latihan setiap hari, tetapi setidaknya kami bisa berkumpul setiap Minggu," katanya.
Cetak Prestasi, Sebarkan Semangat Hidup Sehat
Selama lebih dari enam tahun berdiri, 2RC telah melahirkan berbagai prestasi membanggakan. Sejumlah anggotanya berhasil lolos menjadi anggota TNI, Polri, sekolah kedinasan hingga Paskibraka tingkat kabupaten maupun nasional.
Komunitas ini juga aktif mengikuti berbagai lomba lari di dalam maupun luar Kalimantan Selatan. Tak sedikit anggotanya yang berhasil naik podium pada kategori pelajar, umum hingga master.
Di luar kompetisi, 2RC konsisten mengampanyekan pentingnya hidup sehat kepada masyarakat.
"Prinsip kami sederhana, lebih baik mencegah daripada mengobati. Apa pun jenis olahraganya, selama dilakukan dengan benar pasti memberikan manfaat bagi kesehatan," tutur Zizi.
Menurutnya, tantangan terbesar bukanlah fasilitas, melainkan menjaga konsistensi anggota untuk tetap berlatih.
"Musuh terbesar sebenarnya adalah diri sendiri. Konsisten memang mudah diucapkan, tetapi sulit dijalankan. Karena itu kami saling mendukung dan memahami kesibukan masing-masing agar semangat tetap terjaga," ujarnya.
Ke depan, 2RC berharap semakin banyak masyarakat Tapin menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.
"Kami ingin terus berkontribusi melahirkan masyarakat Tapin yang sehat jasmani dan rohani serta menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai berlari," pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto