Kejuaraan olahraga tradisional balogo ini diselenggarakan oleh Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) Kabupaten HSS di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) HSS.
Sebanyak 10 kabupaten di Kalimantan Selatan mengirimkan atlet terbaiknya untuk ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Antusiasme peserta pun cukup tinggi dengan ratusan tim yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Ketua GOBI HSS, Abdurrahman, mengatakan GOBI Super Cup merupakan ajang perdana yang diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun.
"Kegiatan ini perdana diadakan dengan HSS sebagai tuan rumah. GOBI Super Cup ini akan menjadi agenda tahunan dengan sistem tuan rumah bergilir di setiap kabupaten," ujarnya.
Ia menjelaskan, pertandingan dibagi ke dalam dua kategori, yakni kategori beregu putra yang terdiri dari tiga orang dan kategori beregu putri yang terdiri dari dua orang.
"Untuk kategori putri diikuti 59 tim, sedangkan kategori putra diikuti 75 tim. Seluruh peserta akan dibagi ke dalam dua pool, yaitu Pool A dan Pool B," jelasnya.
Dalam kejuaraan perdana ini, para peserta memperebutkan gelar juara dari peringkat pertama hingga peringkat keenam.
Abdurrahman berharap GOBI Super Cup dapat menjadi wadah untuk melestarikan olahraga tradisional balogo sekaligus mempererat silaturahmi antarkabupaten di Kalimantan Selatan.
"Yang utamanya kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi untuk menyatukan pegiat-pegiat balogo yang ada di Kalimantan Selatan," tuturnya.
Ia juga optimistis kejuaraan ini akan terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet balogo berprestasi serta semakin meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga tradisional tersebut.
Kemudian Ketua KORMI HSS, Mukhlis Ridhani, yang melihat tingginya antusiasme peserta, berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan.
"Melihat antusiasme peserta yang sangat tinggi ini dari semua kabupaten, kita berharap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan," pungkasnya.
Editor : Sutrisno