Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bukan Sekadar Juara Provinsi, Kejurprov Panahan Kalsel 2026 Jadi Gerbang Menuju Kejurnas Junior

M Idris Jian Sidik • Rabu, 1 Juli 2026 | 13:10 WIB
PANAHAN: Para atlet muda panahan Kalimantan Selatan bertanding dalam Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur Panahan 2026 di kawasan GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, 25-28 Juni 2026. (dok perpani Kalsel)
PANAHAN: Para atlet muda panahan Kalimantan Selatan bertanding dalam Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur Panahan 2026 di kawasan GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, 25-28 Juni 2026. (dok perpani Kalsel)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Bagi para pemanah muda Kalimantan Selatan, Kejuaraan Provinsi Kelompok Umur (Kejurprov KU) Panahan 2026 bukan hanya soal memperebutkan medali provinsi. Ini adalah gerbang menuju sesuatu yang lebih besar.

Kejuaraan yang berlangsung di kawasan GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, pada 25–28 Juni 2026 lalu ini resmi difungsikan sebagai ajang seleksi atlet muda Kalimantan Selatan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior 2026.

Artinya, setiap anak panah yang dilepaskan di GOR Hasanuddin HM bukan sekadar mengejar gelar juara provinsi — tetapi juga menentukan siapa yang berhak mewakili Banua di pentas nasional.

Wakil Ketua III Bidang Pembinaan Prestasi Perpani Kalimantan Selatan, Budiono, menegaskan bahwa filosofi penyelenggaraan Kejurprov kali ini memang sejak awal diarahkan lebih dari sekadar kompetisi rutin.

"Seleksi Kejurprov Junior kemarin ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meraih prestasi terbaik bagi Kalimantan Selatan. Saya sangat bahagia melihat perkembangan panahan di Kalsel yang semakin luar biasa," ujar Budiono, Rabu (1/7/2026).

Budiono tidak asal berbicara soal perkembangan yang menggembirakan. Dari kacamata seorang praktisi pembinaan, ia melihat ada perubahan nyata dalam ekosistem panahan muda Kalimantan Selatan — semakin banyak atlet muda yang turun bertanding, dan kualitas persaingan di setiap kategori terus menunjukkan peningkatan yang terukur dari tahun ke tahun.

Tren ini menjadi fondasi optimisme bahwa regenerasi pemanah Kalimantan Selatan berjalan dengan baik. Sejumlah atlet Kalsel sebelumnya sudah berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di level nasional — dan kini saatnya generasi berikutnya melanjutkan tradisi tersebut.

"Panahan kini telah menjadi gaya hidup yang positif. Kami berharap dari ajang ini akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengembalikan kejayaan panahan Kalimantan Selatan di tingkat nasional," katanya.

Salah satu catatan penting yang disampaikan Budiono adalah perlunya peningkatan frekuensi kompetisi bagi atlet-atlet muda Kalsel. Ia mendorong agar Kejurprov bisa digelar setidaknya dua hingga tiga kali dalam setahun — bukan sekadar acara tahunan yang membuat atlet kehilangan momentum.

Menurutnya, kompetisi yang berkesinambungan adalah instrumen pembinaan yang tidak bisa digantikan oleh latihan rutin semata. Hanya dengan bertanding secara reguler, seorang atlet bisa benar-benar terasah kemampuannya dan terbiasa menghadapi tekanan persaingan.

Di luar aspek teknis, Budiono secara khusus memberikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini setia mendampingi putra-putri mereka dalam menekuni olahraga panahan. Baginya, keterlibatan keluarga adalah salah satu fondasi terpenting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini yang sering kali tidak terlihat dari luar tapi sangat terasa pengaruhnya.

Kepada seluruh atlet yang berlaga di Kejurprov ini, Budiono menitipkan pesan yang jauh melampaui soal hasil pertandingan.

"Perjalanan kalian masih panjang. Harapan Kalimantan Selatan ada di pundak kalian semua. Terus berprestasi dan jadikan ajang ini sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi," pungkasnya.

Dari GOR Hasanuddin HM, busur-busur muda Kalimantan Selatan sedang dibidikkan — bukan hanya ke sasaran di hadapan mereka, tetapi juga ke arah yang jauh lebih besar dan lebih bermakna.

Editor : Sutrisno
#Kalsel #panahan