Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lintasan Lari Stadion Pertasi Kencana Ditutup Sementara untuk Pemeliharaan

Norsalim Yahya • Minggu, 28 Juni 2026 | 14:00 WIB
DIMULAI: Salah satu bagian lintasan lari di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari yang dilakukan pemeliharaan oleh Dinas PUPRP Tala. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
DIMULAI: Salah satu bagian lintasan lari di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari yang dilakukan pemeliharaan oleh Dinas PUPRP Tala. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Lintasan lari di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, ditutup sementara untuk umum sejak beberapa pekan terakhir karena sedang menjalani pemeliharaan.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanah Laut (Tala), Ahmad Rosyadi, Minggu (28/6/2026), mengatakan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kualitas, keamanan, dan kenyamanan fasilitas olahraga agar tetap optimal digunakan masyarakat.

"Selama masa penutupan, masyarakat tetap dapat berolahraga dan menjaga kebugaran dengan memanfaatkan berbagai fasilitas olahraga lain, seperti Gedung Indoor Basket, GOR Tuntung Pandang, area jalan yang mendukung aktivitas lari dan jalan santai, serta kawasan sekitar Miniso Hasan Basri untuk berlari maupun bersepeda," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Didi ini menjelaskan, pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Tala.

"Pemeliharaan dimulai sejak 13 Juni dan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan," katanya.

Lintasan lari Stadion Pertasi Kencana dibangun untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) 2025.

Sejak diresmikan, fasilitas tersebut menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat Pelaihari untuk berolahraga.

Setiap pagi dan sore, lintasan itu ramai dimanfaatkan warga untuk berlari maupun sekadar berjalan santai.

Namun, seiring tingginya intensitas penggunaan, sejumlah bagian lintasan mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan pemeliharaan guna menjaga kualitas serta keselamatan pengguna.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk sementara waktu memanfaatkan fasilitas olahraga alternatif hingga proses pemeliharaan lintasan selesai. 

Editor : Sutrisno
#lintasan lari #Pelaihari