Indah Tiara Azzahra tampil sebagai bintang kontingen FPTI Kalsel dengan menyumbangkan dua medali dari dua nomor berbeda. Sebuah pencapaian yang menjadi pondasi utama klasemen perolehan medali Banua di ajang nasional tersebut.
Indah membuka rangkaian prestasinya dengan meraih medali perak di nomor Boulder perorangan U17 Putri. Menjadi medali pertama yang dipersembahkan kontingen Kalsel di kejurnas kali ini.
"Saya sangat senang dan bangga. Hasil latihan untuk persiapan kejurnas tidak sia-sia. Walaupun belum mendapat emas, saya tetap bersyukur bisa meraih medali perak," ujar Indah, Selasa (23/6/2026).
Tidak puas hanya dengan perak, Indah langsung mematok target lebih tinggi untuk nomor berikutnya. Dan tekad itu terbayar tuntas. Ia tampil gemilang di nomor lead perorangan putri U-17 dan berhasil naik ke podium tertinggi, mempersembahkan medali emas pertama bagi Kalsel di kejurnas ini.
"Alhamdulillah, saya sangat senang. Perjuangan dan latihan yang selama ini dijalani tidak sia-sia," ungkapnya.
Selain Indah, Muhammad Azhar Ashiddiq turut menyumbang medali bagi kontingen Kalsel. Setelah sebelumnya gagal menembus podium di nomor lead perorangan putra U19 dengan finis di posisi keempat, Azhar bangkit dan berhasil meraih medali perunggu di nomor boulder perorangan putra U-19 pada hari ketiga kompetisi.
Pencapaian itu menjadi pelengkap sempurna bagi koleksi medali Kalimantan Selatan, yang kini berdiri dengan total satu emas, satu perak, dan satu perunggu — menempatkan kontingen Banua di peringkat keempat klasemen sementara Kejurnas KU XX 2026.
Di luar dua nama tersebut, sejumlah atlet Kalsel lainnya turut berjuang keras meski belum berhasil menembus podium. Muhammad Rizky Fadilah menempati peringkat ketujuh di final lead perorangan putra U19, sementara Fathur Rahman finis di peringkat keenam pada Boulder U17 Putra.
Dengan capaian satu emas, satu perak, dan satu perunggu yang sudah dikantongi, kontingen panjat tebing Kalimantan Selatan mampu meraih hasil positif pada Kejurnas KU XX 2026 kali ini.
Editor : Sutrisno