Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Borong 11 Medali di Bandung ! Gulat Kalsel Pasang Mata ke Pra-PON dan PON

M Idris Jian Sidik • Senin, 22 Juni 2026 | 12:49 WIB
FOTO BERSAMA: Kontingen gulat Kalimantan Selatan berfoto bersama usai memborong 11 medali dalam UPI Wrestling Invitation 2026 yang berlangsung 19–21 Juni 2026 di Hall Gulat Pajajaran, Bandung.
FOTO BERSAMA: Kontingen gulat Kalimantan Selatan berfoto bersama usai memborong 11 medali dalam UPI Wrestling Invitation 2026 yang berlangsung 19–21 Juni 2026 di Hall Gulat Pajajaran, Bandung.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kontingen gulat Kalimantan Selatan tampil perkasa di ajang UPI Wrestling Invitation 2026 yang berlangsung di Hall Pajajaran, Bandung, 19–21 Juni. Tidak sekadar berpartisipasi, para pegulat Banua sukses membawa pulang 11 medali, terdiri dari enam emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata perkembangan pembinaan olahraga gulat di Kalimantan Selatan yang terus menunjukkan hasil positif. Di tengah persaingan ketat yang diikuti berbagai daerah, para atlet Kalsel mampu menunjukkan kualitas dan mental juara.

Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman melalui Sekretaris PGSI Kalsel, Rijal Hamid, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

"Raihan enam medali emas, tiga perak, dan dua perunggu merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini telah membina olahraga gulat di Kalsel," ujar Rijal, Senin (22/6/2026).

Dominasi Kalsel terlihat di berbagai nomor pertandingan. Pada gaya bebas putra, tiga medali emas diraih Said Ahmad (65 kg), Angga Dwi Irawan (70 kg), dan Ahmad Nasrulloh (87 kg). Sementara Rifky Charisma menyumbang medali perak di kelas 57 kg.

Di sektor putri, Afiya Nur Faliha tampil sebagai juara kelas 50 kg dan Adelia Sahda Farras meraih emas di kelas 65 kg. Annisa Nur R. turut menyumbang medali perunggu di kelas 53 kg.

Satu medali emas lainnya dipersembahkan Ridho Fadillah dari nomor Greco Roman kelas 67 kg. Pada nomor yang sama, Pedro Putra P. (60 kg) dan M. Rafly Noor A. (130 kg) meraih medali perak, sedangkan M. Abrar menyabet perunggu di kelas 72 kg.

Meski sukses besar di Bandung, PGSI Kalsel menegaskan tidak ingin cepat berpuas diri. Hasil ini justru menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan regenerasi atlet menghadapi berbagai ajang yang lebih bergengsi.

"Hasil ini merupakan langkah awal bagi cabang olahraga gulat Kalsel untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi ajang yang lebih besar," tegas Rijal.

Menurutnya, torehan 11 medali tersebut menjadi modal berharga menuju sejumlah agenda penting seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Pra-PON, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dengan dukungan pemerintah daerah, KONI Kalsel, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga, optimisme untuk membawa gulat Banua berbicara lebih banyak di level nasional semakin terbuka.

"Prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalsel untuk terus berprestasi di bidang olahraga," tutupnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Gulat Kalsel #bandung #medali