Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Nurul Fadhilah Antar Mapala Piranha ULM Naik Podium Rope Challenge Regional

M Fadlan Zakiri • Selasa, 16 Juni 2026 | 15:01 WIB
Mahasiswi Mapala Piranha FPIK ULM, Nurul Fadhilah, saat mengikuti nomor prusiking-abseiling pada Impas-B Rope Challenge 2026 Kalimantan Region di Lapangan Murjani Banjarbaru. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
Mahasiswi Mapala Piranha FPIK ULM, Nurul Fadhilah, saat mengikuti nomor prusiking-abseiling pada Impas-B Rope Challenge 2026 Kalimantan Region di Lapangan Murjani Banjarbaru. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru - Mapala Piranha FPIK ULM pulang dengan podium dari ajang Impas-B Rope Challenge 2026 Kalimantan Region. 

Lewat perjuangan Nurul Fadhilah yang bangkit setelah kalah di semifinal, organisasi pecinta alam tersebut berhasil mengamankan posisi ketiga dalam kompetisi teknik tali se-Kalimantan.

Ia mampu bersaing dengan peserta dari berbagai organisasi pecinta alam se-Kalimantan pada nomor prusiking-abseiling.

Nurul mencatat waktu 5 menit 8 detik dalam perlombaan yang menguji kecepatan menaiki dan menuruni tali menggunakan teknik vertikal. 

Catatan itu mengantarkannya menembus fase perebutan podium.

Perjalanan Nurul menuju posisi tiga tidak berjalan mudah. Pada babak semifinal, ia harus mengakui keunggulan wakil Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM dalam duel head to head sehingga gagal melaju ke grand final.

Namun, kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. 

Nurul kembali tampil pada laga perebutan tempat ketiga dan berhasil mengungguli peserta dari Mapala Redox Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan (IBITEK).

“Alhamdulillah, bahagia bisa dapat juara 3,” ujarnya usai menyelesaikan perlombaan.

Diketahui sebelumnya, Impas-B Rope Challenge merupakan kompetisi keterampilan teknik tali yang memperlombakan kombinasi prusiking dan abseiling. 

Prusiking adalah teknik menaiki tali menggunakan simpul gesekan atau simpul prusik, sedangkan abseiling merupakan teknik menuruni bidang vertikal secara terkendali menggunakan tali.

Dalam perlombaan tersebut, peserta ditantang menyelesaikan lintasan secepat mungkin dengan memanfaatkan tali karmantel statis yang dipasang pada konstruksi baja vertikal. 

Kecepatan, ketepatan teknik, serta penguasaan peralatan menjadi faktor utama dalam menentukan pemenang.

Keberhasilan meraih podium ini, kata Nurul, menjadi pencapaian tersendiri bagi organisasinya, Mapala Piranha FPIK ULM, sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai teknik penyelamatan dan keselamatan aktivitas alam bebas yang dipertandingkan di tingkat regional.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketekunan berlatih dan penguasaan teknik mampu membawa mahasiswa bersaing dan berprestasi di tingkat Kalimantan,” tutup Nurul.

Editor : M Oscar Fraby
#mapala #banjarbaru #FKIP ULM #ULM