RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU - Gelanggang Olahraga (GOR) Bamega, Kotabaru, mendadak riuh. 419 pebulutangkis dari berbagai kelompok usia berkumpul, menandai dimulainya Saijaan Liga Bulutangkis 2026, Sabtu, (13/6/2026) siang.
Turnamen yang digelar 13-19 Juni 2026 ini bukan sekadar ajang perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76, melainkan potret seriusnya gairah olahraga di tingkat regional.
Animo peserta tahun ini melonjak tajam. Panitia pelaksana mencatat ratusan atlet dari wilayah Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Timur ikut ambil bagian.
Skala kompetisi pun melebar, tidak lagi sekadar menjadi panggung lokal, tetapi bertransformasi menjadi magnet turnamen yang diperhitungkan di level regional dan nasional.
Skenario pertandingan maraton selama sepekan kedepan, memaksa panitia menyusun strategi jadwal yang ketat.
Pasalnya, ada sepuluh kategori pertandingan yang harus diakomodasi secara adil.
Kelompok umur mendominasi struktur kompetisi ini, mulai dari kategori pembinaan seperti Tunggal Anak-Anak (U-13), Pemula (U-15), Remaja (U-17), hingga Taruna (U-19).
Di sektor ganda, persaingan dipecah dari kelas pemula hingga kategori Ganda Veteran untuk usia di atas 55 tahun.
Daya tarik utama yang memicu membludaknya jumlah peserta tak lain adalah stimulus finansial yang disiapkan penyelenggara.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp109,5 juta ditambah medali dan piagam penghargaan.
Anggaran berskala besar ini disokong melalui kolaborasi sinergis antara APBD 2026 Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Pengcab PBSI Kotabaru, serta sejumlah sponsor swasta.
Bagi turnamen tingkat kabupaten, angka ratusan juta rupiah ini merupakan insentif fantastis yang berhasil memikat para atlet papan atas daerah untuk turun gelanggang.
Ketua Pelaksana Turnamen, Sya’yanul Khadevi menjelaskan bahwa diversifikasi kategori sengit sengaja dirancang untuk merangkul semua lini atlet.
"Kami mempertandingkan kategori pembinaan kelompok umur mulai dari tunggal anak U-13 putra-putri, tunggal pemula U-15 putra-putri, tunggal remaja U-17 putra-putri, tunggal taruna U-19 putra, ganda pemula U-15 putra, ganda remaja U-17 putra, ganda taruna U-19 putra, ganda putra lokal Kotabaru, ganda open nasional dari luar Kalsel termasuk Kaltim, ganda perorangan veteran 55 tahun ke atas se-Kalsel, hingga ganda beregu putra lokal Kotabaru dan ganda open se-nasional," kata Khadevi.
Menanggapi pertandingan ini, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis yang hadir membuka acara ini menekankan bahwa alokasi anggaran daerah dan tingginya partisipasi publik harus berbanding lurus dengan kualitas prestasi yang dilahirkan.
“Saijaan Liga Bulutangkis bukan hanya ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, membangun sportifitas, dan menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Syairi.
Di hadapan jajaran pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah Kotabaru, Eka Saprudin dan unsur Forkopimda, serta Ketua PBSI Kotabaru, Mustakim, Syairi menegaskan posisi politik anggaran daerah terhadap sektor olahraga.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru akan terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berprestasi,” tutupnya mengakhiri.
Editor : Fauzan Ridhani