Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

105 Atlet dan 38 Pelatih Terima Insentif, Dispora Kalsel Bidik Pertahankan Medali PON Lewat Pembinaan Berkelanjutan

M Idris Jian Sidik • Kamis, 11 Juni 2026 | 14:19 WIB
Sebanyak 143 orang terdiri dari 105 atlet dan 38 pelatih dari 21 cabang olahraga peraih medali PON sedang dibina Dispora Kalsel dengan target mempertahankan dan meningkatkan perolehan medali di PON mendatang. (M.Idris Jian Sidik)
Sebanyak 143 orang terdiri dari 105 atlet dan 38 pelatih dari 21 cabang olahraga peraih medali PON sedang dibina Dispora Kalsel dengan target mempertahankan dan meningkatkan perolehan medali di PON mendatang. (M.Idris Jian Sidik)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Komitmen Kalimantan Selatan dalam mempertahankan dan meningkatkan prestasi olahraga nasional tidak berhenti di podium PON. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel membuktikan itu dengan terus menjalankan program insentif berkelanjutan bagi para atlet dan pelatih terbaiknya — dan saat ini program tersebut sudah memasuki triwulan kedua.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel, Rijal Hamid, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 143 orang yang masuk dalam program pembinaan dan insentif tersebut — terdiri dari 105 atlet dan 38 pelatih dari 21 cabang olahraga yang berhasil meraih medali pada PON terakhir.

"Insentif yang kita berikan kepada atlet dan pelatih yang meraih juara di PON itu sudah berjalan. Alhamdulillah sudah masuk ke triwulan kedua. Saat ini yang kami bina ada sebanyak 21 cabang olahraga yang mendapat medali kemarin di PON terakhir," ujar Rijal.

Ia menegaskan bahwa seluruh atlet yang berada dalam program ini diharapkan tidak berhenti bergerak. Latihan intensif harus terus berjalan agar pencapaian yang sudah ada bisa dipertahankan — bahkan ditingkatkan.

"Atlet-atlet ini kami harapkan tetap fokus latihan dan raih poin yang maksimal untuk bisa mendapatkan medali dan mempertahankan medali untuk Kalimantan Selatan," tegasnya.

Kolaborasi Tiga Pihak untuk PON Berikutnya
Terkait target jangka menengah, Rijal menyebut seluruh program pembinaan yang berjalan saat ini diarahkan sebagai persiapan serius menuju PON mendatang.

Namun bukan Dispora sendirian yang menanggung beban tersebut — melainkan melalui kolaborasi yang terencana antara Dispora, KONI Provinsi Kalimantan Selatan, dan masing-masing cabang olahraga.

"Saat ini yang kita targetkan adalah persiapan PON. KONI, Dispora, dan cabang olahraga targetnya kolaborasi untuk persiapan PON nantinya," jelas Rijal.

Ia juga tidak menutup mata terhadap tantangan yang ada — terutama soal efisiensi anggaran yang masih belum pasti besarannya. Namun Dispora Kalsel sudah menyiapkan sikap yang jelas menghadapi kondisi tersebut.

"Dengan efisiensi anggaran yang nanti tersedia, kita belum tahu seperti apa hitungannya yang akan diberikan kepada Dispora. Tapi kita akan terus buat komunikasi dengan cabang olahraga dan juga KONI supaya kita tidak bergantung sepenuhnya kepada anggaran pemerintah," ungkapnya.

Prinsip yang dipegang Dispora Kalsel jelas — pembinaan atlet yang sudah berjalan tidak boleh terganggu oleh ketidakpastian anggaran. Insentif yang berkesinambungan adalah investasi jangka panjang yang dampaknya akan terasa di podium-podium mendatang.

"Prinsipnya, atlet-atlet yang kita siapkan ini sudah kita bina dengan pemberian insentif yang berkesinambungan. Harapan kita ke depan, atlet dan pelatih yang dibina ini bisa meraih hasil prestasi yang maksimal," pungkas Rijal.

Dari 105 atlet yang saat ini sedang dibina, Kalimantan Selatan menaruh harapan besar — bahwa dari tangan-tangan yang terus berlatih itulah, medali-medali PON berikutnya akan dilahirkan.

Editor : Arif Subekti
#diapora kalimantan selatan #program insentif #cabang olahraga peraih medali