RANTAU – Konsistensi pereli muda asal Kabupaten Tapin kembali terlihat pada putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Semarang Sprint Rally 2026 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang.
Tiga pereli muda yang tergabung dalam tim MAB HRVRT kembali membawa pulang hasil membanggakan setelah mampu menembus podium di kelas masing-masing.
Muhammad Kholilul Rahman yang turun bersama navigator Tri Arjuna menggunakan Ford Fiesta Rally3 berhasil finis sebagai juara kedua kelas RC3. Tak hanya itu, pereli muda asal Binuang tersebut juga sukses menembus posisi sembilan klasemen overall.
Sementara adiknya, Ahmad Sakha Rahim yang berpasangan dengan navigator M Zaki menggunakan Renault Clio Rally4, meraih posisi ketiga kelas RC4.
Hasil paling mencolok kembali ditorehkan M Fahrezi Fadh. Berduet dengan navigator Respati Adhi menggunakan Hyundai i20 N Rally2, Fahrezi sukses finis sebagai runner up kelas RC2 sekaligus menempati posisi ketiga klasemen overall.
Capaian tersebut sekaligus melanjutkan tren positif tim MAB HRVRT setelah sebelumnya juga meraih hasil impresif pada Kejurnas Banua Rally 2026 di Banjarbaru.
Baik Muhammad Kholilul Rahman maupun Ahmad Sakha Rahim masih berstatus pelajar, dan mereka sekolah di MTsN 3 Tapin, merupakan putra dari Pereli legendaris Tapin H Rihans Variza.
Perwakilan Tim MAB HRVRT, Rahman Noor Wahyudi, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih para pereli muda Tapin tersebut.
Menurutnya, pencapaian itu merupakan buah dari kerja keras para pembalap, navigator, mekanik dan seluruh tim yang telah melakukan persiapan secara maksimal sebelum turun berlaga di Semarang.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak-anak kembali menunjukkan perkembangan yang positif dan mampu bersaing dengan pereli-pereli terbaik nasional," ujarnya, Senin (8/6/2026) pagi memberitahukan.
Rahman menilai hasil yang diraih ketiga pereli tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang selama ini dijalankan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Terlebih, sebagian besar pereli yang diturunkan MAB HRVRT masih berusia muda dan terus menambah pengalaman di level Kejurnas.
"Kami melihat ada peningkatan performa dari seri sebelumnya. Yang terpenting bukan hanya soal podium, tetapi bagaimana mereka terus berkembang dan semakin matang dalam setiap perlombaan," katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Muhammad Kholilul Rahman, Ahmad Sakha Rahim dan M Fahrezi Fadh yang mampu menjaga konsistensi sepanjang perlombaan.
Menurut Rahman, persaingan di Semarang tidak mudah karena diikuti sejumlah pereli berpengalaman dari berbagai daerah di Indonesia.
Namun berkat fokus dan disiplin selama balapan, ketiganya mampu tampil kompetitif hingga akhir perlombaan.
Rahman turut menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Tapin dan Kalimantan Selatan yang terus memberikan semangat kepada para pereli muda tersebut.
"Dukungan masyarakat sangat berarti bagi anak-anak. Kami berharap doa dan dukungan ini terus mengalir agar mereka bisa semakin termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," ucapnya.
Editor : Muhammad Rizky