Finis Posisi Enam di Klaten, Pembalap Cilik Tapin Tunjukkan Mental Petarung
Rasidi Fadli• Minggu, 7 Juni 2026 | 14:53 WIB
MEMBANGGAKAN: Pembalap Cilik Tapin berhasil meraih prestasi membanggakan di Klaten.RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Hasil membanggakan berhasil ditorehkan pembalap cilik asal Kabupaten Tapin, Ahmad Fachir Ghailan atau Faher pada ajang Cleosa Series Grasstrack dan Motocross Championship 2026 Round 2 di Sirkuit Rizqy Motorsport, Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Bersama tim MAB HRVRT, putra pasangan M Zainul Arifin dan Eka Novia Banjarsari itu sukses menuntaskan seluruh rangkaian perlombaan dan mengakhiri balapan dengan raihan posisi keenam.
Hasil tersebut menjadi pencapaian berharga bagi pembalap yang baru menekuni dunia grasstrack dan motocross sejak pertengahan 2025 itu.
Bagi sang ibu, Eka Novia Banjarsari, hasil yang diraih putranya bukan sekadar soal posisi di klasemen. Lebih dari itu, keberhasilan Faher menyelesaikan balapan dengan baik menjadi buah dari perjuangan panjang yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir.
"Alhamdulillah saya bangga sekali karena Faher berhasil menyelesaikan balapan dengan baik. Akhirnya seluruh persiapan dan perjuangan selama beberapa minggu ini bisa dijalani maksimal di lintasan," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Novia mengakui, sebagai orang tua tentu selalu berharap yang terbaik bagi putranya. Namun melihat perkembangan kemampuan Faher dari waktu ke waktu sudah menjadi kebanggaan tersendiri.
"Alhamdulillah Faher semakin maju dan berkembang. Kali ini mendapat hasil posisi keenam. Tentu sebagai orang tua kami selalu berharap yang terbaik untuk Faher," katanya.
Menurutnya, pencapaian terbesar yang diraih Faher di Klaten justru terlihat dari perubahan sikap dan mentalnya selama mengikuti kejuaraan. Pembalap muda asal Tapin itu dinilai semakin disiplin dan berani menghadapi tantangan.
"Pencapaian terbaiknya adalah keberanian dan kedisiplinannya mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Itu yang paling membuat kami bangga," ungkapnya.
Persaingan dengan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia sempat membuat Faher merasa gugup. Bahkan pada awal perlombaan, rasa grogi masih terlihat saat dirinya berada di lintasan.
Namun seiring berjalannya balapan, kepercayaan diri Faher perlahan tumbuh. Pada race terakhir, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Awalnya dia kurang percaya diri dan grogi. Tapi pada race terakhir dia mampu berusaha tampil maksimal. Karena tekad dan kemauannya sangat besar, dia bisa menunjukkan semangat yang tinggi," tutur sang ibu.
Ada satu momen yang paling membekas di hati sang ibu selama mendampingi Faher di Klaten. Bukan ketika putranya melintasi garis finis, melainkan saat melihat Faher tetap berjuang meski harus menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman.
"Momen paling berharga bagi saya adalah ketika Faher tetap semangat dan tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai tantangan dan lawan yang lebih berpengalaman. Melihat tekad dan kerja kerasnya, saya terharu dan semakin yakin untuk terus mendukung Faher sampai dia besar nanti," ucapnya.
Keikutsertaan di ajang nasional tersebut juga dinilai membawa perubahan positif terhadap mental dan kepercayaan diri Faher. Pengalaman menghadapi tekanan perlombaan serta persaingan ketat di lintasan menjadi bekal penting untuk masa depan.
"Saya melihat Faher menjadi lebih percaya diri. Cara bertandingnya juga semakin matang karena menghadapi banyak tantangan, persaingan, dan berbagai situasi di lintasan," katanya.
Meski telah membawa pulang hasil yang cukup membanggakan, keluarga mengingatkan Faher agar tidak cepat puas. Perjalanan sebagai pembalap muda masih panjang dan membutuhkan kerja keras yang konsisten.
"Kami selalu berdoa agar Faher diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan dalam setiap langkahnya. Harapan saya, Faher tetap rajin berlatih, disiplin, rendah hati dan tidak cepat puas dengan pencapaiannya saat ini," tutup Novia.
Hasil di Klaten mungkin hanya satu langkah kecil dalam perjalanan karier Faher. Namun dari lintasan tanah di Jawa Tengah itu, pembalap cilik asal Tapin tersebut telah menunjukkan satu hal penting: keberanian untuk terus berjuang dan berkembang di tengah persaingan nasional.
Cleosa Series Grasstrack dan Motocross Championship 2026 Round 2 yang digelar di Sirkuit Rizqu Motorsport, Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, berlangsung dari tanggal 6-7 Juni 2026