Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

82 Atlet SOIna Kalsel Siap Berjuang — Pesoda 2026 Dibuka 12 Juni di Banjarbaru, Tiket Kupang Jadi Taruhannya

M Idris Jian Sidik • Jumat, 5 Juni 2026 | 13:02 WIB
Para atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan bersiap mengikuti Pekan Special Olympics Daerah (Pesoda) 2026 yang digelar di Banjarbaru pada 12–15 Juni 2026. (M Idris Jian Sidik)
Para atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kalimantan Selatan bersiap mengikuti Pekan Special Olympics Daerah (Pesoda) 2026 yang digelar di Banjarbaru pada 12–15 Juni 2026. (M Idris Jian Sidik)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Tiket menuju Kupang diperebutkan di Banjarbaru. Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan resmi menjadwalkan Pekan Special Olympics Daerah (Pesoda) 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Juni 2026 di Kota Banjarbaru.

Event ini sebagai ajang seleksi resmi atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) yang akan membawa nama Banua ke Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Oktober mendatang.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah, menjelaskan bahwa Pesoda tahun ini bukan sekadar kompetisi biasa. Setiap penampilan, setiap gerakan, dan setiap detik di arena akan menentukan siapa yang layak mengenakan seragam Kalimantan Selatan di pentas nasional.

"Pesoda ini merupakan seleksi atlet-atlet SOIna dalam rangka persiapan menghadapi PeSONas 2026 yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang di Kupang. Pembukaan dijadwalkan 12 Juni dan penutupan 15 Juni," ujar Anugrah, Jumat (5/6/2026).

Seleksi ini akan melibatkan atlet-atlet dari seluruh 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Dispora Kalsel mengundang seluruh pengurus SOIna daerah untuk mengirimkan atlet terbaik mereka — dan optimisme Anugrah mengalir deras bahwa seluruh daerah akan memenuhi undangan tersebut.

"Kami mengundang SOIna dari 13 kabupaten/kota untuk berpartisipasi. Sejauh ini kami memperkirakan seluruh daerah akan hadir mengikuti Pesoda," katanya.

Pada Pesoda 2026 ini, tiga cabang olahraga akan dipertandingkan sekaligus menjadi arena seleksi — atletik, renang, dan bocce. Sementara empat cabang lainnya yakni bulu tangkis, tenis meja, futsal, dan senam ritmik sudah lebih dulu diseleksi pada tahun sebelumnya, sehingga atletnya sudah siap dan tinggal menunggu keberangkatan.

"Untuk cabang senam ritmik, futsal, bulu tangkis, dan tenis meja, seleksinya sudah kami laksanakan sebelumnya. Jadi atlet-atletnya sudah tersedia dan siap memperkuat SOIna Kalimantan Selatan," jelas Anugrah.

Di PeSONas 2026 Kupang nanti, kontingen Kalimantan Selatan direncanakan tampil penuh di seluruh tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan — atletik, bulu tangkis, tenis meja, senam ritmik, renang, futsal, dan bocce. Total atlet yang akan diberangkatkan diperkirakan mencapai sekitar 82 orang, belum termasuk pelatih dan ofisial pendamping.

Angka itu mencerminkan keseriusan Kalimantan Selatan dalam mengembangkan olahraga bagi para atlet berkebutuhan khusus — sebuah komitmen yang tidak boleh berhenti hanya pada tataran seremonial, melainkan harus terus terwujud dalam pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.

Anugrah menutup penjelasannya dengan harapan yang sederhana namun penuh keyakinan.

"Harapan kami, hasil dari Pesoda ini benar-benar menghasilkan atlet terbaik yang nantinya dapat mewakili Kalimantan Selatan pada PeSONas 2026 di Nusa Tenggara Timur," pungkasnya.

Dari Banjarbaru, mimpi para atlet SOIna Kalimantan Selatan dimulai — dan Kupang menanti sebagai panggung pembuktian mereka.

Editor : Arif Subekti
#pekan spesial olympics daerah #PESODa #Seleksi Atlet