RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan pada momentum Hari Raya Iduladha tahun ini.
Bertempat di lingkungan sekretariat NPCI Kalsel, Kamis (28/5), panitia menyembelih dua ekor sapi dan tiga ekor kambing untuk dibagikan kepada atlet, pengurus, pelatih, hingga masyarakat sekitar.
Yang menarik, seluruh hewan kurban tersebut bukan berasal dari bantuan pihak luar maupun anggaran pemerintah. Hewan kurban dibeli murni dari hasil iuran dan patungan para atlet, pelatih, serta asisten pelatih NPCI Kalsel.
Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, mengatakan tradisi kurban ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk mempererat solidaritas sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan olahraga disabilitas Banua.
“Alhamdulillah, ini murni jerih payah dari para atlet, pelatih, dan asisten pelatih. Mereka menyisihkan rezeki lalu bergotong royong untuk berkurban melalui NPCI Kalsel,” ujarnya saat memantau proses penyembelihan.
Menurut Sumansyah, daging kurban nantinya dibagikan tidak hanya untuk internal organisasi, tetapi juga masyarakat di sekitar lingkungan sekretariat.
Panitia menyiapkan lebih dari 400 kupon pembagian daging agar proses distribusi berjalan tertib dan merata.
“Kami menyiapkan sekitar 300 lebih kupon untuk daging sapi dan sekitar 100 kupon khusus daging kambing. Semuanya dibagikan kepada pengurus, atlet, pelatih, serta warga di kawasan Geriya Rikura Utama I dan II,” jelasnya.
Momentum Iduladha ini juga dimanfaatkan NPCI Kalsel untuk memperkuat semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan di antara para atlet disabilitas Banua.
Sumansyah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk media massa yang selama ini konsisten mendukung dan mengawal perkembangan prestasi atlet-atlet disabilitas Kalimantan Selatan.
Ia berharap sinergi dan rasa kebersamaan tersebut terus terjaga, tidak hanya dalam dunia olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Editor : Eddy Hardiyanto