Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pabersi Kalsel Susun Peta Jalan Pembinaan Angkat Berat 2026, Minimal Gelar Dua Kejurda

M Idris Jian Sidik • Minggu, 24 Mei 2026 | 13:12 WIB
RAKERPROV: Peserta Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pabersi Kalimantan Selatan 2026 di Hotel Palm Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026).
RAKERPROV: Peserta Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Pabersi Kalimantan Selatan 2026 di Hotel Palm Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026).
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kalimantan Selatan tidak ingin sekadar berencana, mereka ingin bergerak.
Dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Hotel Palm Banjarmasin, Sabtu (23/5/2026), seluruh pengurus dan perwakilan dari kabupaten/kota duduk bersama menyusun peta jalan pembinaan angkat berat Kalsel selama satu tahun ke depan.
Forum yang diamanatkan oleh AD/ART organisasi ini membahas empat fokus utama: pembinaan atlet, pelaksanaan event daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan organisasi di tingkat kabupaten dan kota.
Ketua Harian Pengurus Provinsi Pabersi Kalsel, Agus Pebrianto, menjelaskan bahwa salah satu program paling konkret yang disepakati adalah penyelenggaraan minimal dua Kejuaraan Daerah (Kejurda) sepanjang 2026, masing-masing untuk kategori senior dan junior.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan regenerasi atlet angkat berat Kalimantan Selatan.
"Rapat kerja ini menjadi amanat AD/ART yang wajib dilaksanakan. Hari ini kami menyusun program kerja untuk satu tahun ke depan, termasuk pelaksanaan Kejurda senior dan Kejurda junior sebagai upaya menjaga regenerasi atlet angkat berat di Kalimantan Selatan," ujar Agus saat diwawancarai, Minggu (24/5/2026).
Selain agenda kompetisi, Rakerprov juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia di internal organisasi. Para peserta secara aktif mengusulkan pelaksanaan pelatihan bagi wasit dan pelatih — sebuah kebutuhan mendasar yang selama ini kerap luput dari perhatian.
"Rekan-rekan juga meminta adanya pelatihan untuk wasit dan pelatih, kemudian kegiatan manajerial keolahragaan untuk menata serta mengelola organisasi Pabersi di kabupaten dan kota," terang Agus.
Forum juga menjadi ruang terbuka bagi masing-masing daerah untuk menyampaikan kendala pembinaan yang dihadapi — mulai dari keterbatasan fasilitas hingga pola pembinaan yang belum optimal. Persiapan menghadapi kejuaraan nasional turut menjadi pembahasan penting agar angkat berat Kalsel terus mendapat ruang di pentas nasional.
Salah satu gagasan yang paling menonjol dalam Rakerprov kali ini adalah desentralisasi kompetisi. Agus mendorong agar gelaran kejuaraan tidak lagi hanya terpusat di Banjarmasin, melainkan menyebar hingga kabupaten dan kota melalui sistem seri kejuaraan yang bergulir secara rutin.
"Kita ingin kabupaten dan kota juga aktif menjadi tuan rumah, mungkin melalui kejuaraan seri 1, seri 2, dan seri 3. Jadi olahraga angkat berat bisa tumbuh dan kompetisinya berjalan rutin," ucapnya.
Ia juga menekankan perlunya kemasan yang lebih menarik dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan angkat berat — agar olahraga ini tidak hanya berkembang di kalangan atlet, tetapi juga mampu menarik perhatian dan antusiasme masyarakat luas.
"Agar mampu menumbuhkan sport entertainment dan menarik minat masyarakat," tambahnya.
Wakil III Sekretaris KONI Kalsel, Irwansyah, yang hadir dalam forum memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerprov Pabersi. Ia berharap program kerja yang dihasilkan bukan sekadar dokumen, melainkan benar-benar dieksekusi dengan orientasi yang jelas — lahirnya atlet-atlet angkat berat berkualitas dari Bumi Lambung Mangkurat.
"Program kerja yang memperbanyak kompetisi sangat penting guna melahirkan atlet-atlet potensial melalui pembinaan yang lebih baik lagi," tuturnya.
Dengan komitmen yang tersusun rapi dalam Rakerprov 2026, Pabersi Kalimantan Selatan berharap angkat berat Banua bisa tumbuh lebih merata — bukan hanya di kota besar, tetapi dari seluruh penjuru Kalimantan Selatan.
Editor : Sutrisno
#Angkat Besi #Kalsel