Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

13 Tim Putra dan 11 Tim Putri Bersaing di Voli POPDA, Tanah Bumbu dan Banjarbaru Bertekad Pertahankan Gelar

M Idris Jian Sidik • Rabu, 20 Mei 2026 | 11:54 WIB
BERSAING: Para atlet bola voli pelajar dari berbagai kabupaten dan kota se Kalimantan Selatan bersaing sengit dalam cabang olahraga bola voli POPDA Kalimantan Selatan 2026 di GOR SKB Mulawarman, Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)
BERSAING: Para atlet bola voli pelajar dari berbagai kabupaten dan kota se Kalimantan Selatan bersaing sengit dalam cabang olahraga bola voli POPDA Kalimantan Selatan 2026 di GOR SKB Mulawarman, Banjarmasin. (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – GOR SKB Mulawarman, Banjarmasin, bergemuruh dengan semangat persaingan. Cabang olahraga bola voli Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026 resmi bergulir sejak 16 Mei dan dijadwalkan berlangsung hingga 24 Mei 2026, menghadirkan persaingan sengit antar tim pelajar terbaik dari seluruh penjuru Kalimantan Selatan.

Sebanyak 13 tim putra dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalsel turun penuh di kompetisi ini. Sementara untuk kategori putri, 11 tim bersaing setelah Kabupaten Balangan dan Kabupaten Hulu Sungai Utara tidak mengirimkan kontingen.

Dua nama yang paling disorot jelang kompetisi adalah Tanah Bumbu dan Banjarbaru. Keduanya merupakan juara bertahan POPDA 2024 di kategori putra dan putri. Dengan status tersebut, keduanya otomatis menjadi target yang paling ingin dijungkalkan oleh tim-tim lain yang datang dengan ambisi serupa.

Technical Delegate cabang bola voli POPDA Kalsel 2026, Sunu Hardiono, menyambut bergulirnya kompetisi ini dengan optimisme tinggi. Baginya, kehadiran 13 tim putra dan 11 tim putri yang terdiri dari atlet-atlet pelajar muda adalah bukti nyata bahwa regenerasi bola voli Kalimantan Selatan terus berjalan dengan baik.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh kabupaten dan kota yang mengirimkan tim terbaik mereka. Ini menjadi ajang yang sangat penting, bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana kita melihat perkembangan kualitas permainan bola voli pelajar di seluruh Kalimantan Selatan dari tahun ke tahun," ujar Sunu, Selasa (19/5/2026).

Ia juga menyoroti absennya dua daerah di kategori putri sebagai catatan yang perlu diperhatikan bersama. Menurutnya, pemerataan pembinaan voli putri di seluruh kabupaten dan kota harus menjadi prioritas ke depan agar POPDA berikutnya bisa diikuti seluruh kontingen secara penuh.

"Harapan kami ke depan, semua kabupaten dan kota bisa mengirimkan tim di kedua kategori. Ini penting karena POPDA adalah fondasi dari sistem pembinaan kita. Semakin banyak daerah yang berpartisipasi, semakin luas pula jaringan pembinaan atlet muda yang kita bangun," tegasnya.

Sunu juga menyampaikan harapannya agar kompetisi ini benar-benar menjadi ajang seleksi yang ketat dan melahirkan atlet-atlet potensial yang siap membawa nama Kalimantan Selatan di level yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju POPNAS 2027.

"Semoga dari POPDA ini lahir bibit-bibit unggul yang nantinya bisa menjadi kebanggaan Kalimantan Selatan di kancah nasional. Kompetisi yang sehat dan fair adalah kunci untuk melahirkan atlet terbaik," pungkas Sunu.

Persaingan di GOR SKB Mulawarman kini tinggal menunggu waktu untuk menentukan siapa yang akan naik podium tertinggi. Apakah juara bertahan akan mempertahankan mahkota, atau giliran nama baru yang akan terukir dalam sejarah bola voli pelajar Kalimantan Selatan.

Editor : Arief
#kalimantan selatan #banjarbaru #Popda #Tanah Bumbu #voli