Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ferina Pimpin Muaythai Kalsel, Gagas Program Usia Dini dan Kejar Target PON hingga SEA Games

M Idris Jian Sidik • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:28 WIB
RESMI: Muaythai Kalimantan Selatan kini berada di bawah kepemimpinan baru. Ferina resmi dinobatkan sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Kalsel periode baru melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), Jumat (15/5/2026). 
RESMI: Muaythai Kalimantan Selatan kini berada di bawah kepemimpinan baru. Ferina resmi dinobatkan sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Kalsel periode baru melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), Jumat (15/5/2026). 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Ferina resmi dinobatkan sebagai Ketua Muaythai Indonesia (MI) Kalimantan Selatan periode baru melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Jumat (15/5/2026). 

Forum yang digelar di tengah dinamika organisasi yang belum sepenuhnya reda ini menandai babak baru bagi cabang olahraga bela diri asal Thailand tersebut di Bumi Lambung Mangkurat.

Ferina tidak menyia-nyiakan waktu. Begitu terpilih, ia langsung menegaskan agenda kerja yang terstruktur — mulai dari penyusunan kepengurusan baru hingga pembinaan atlet yang akan diarahkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

"Selanjutnya kita akan melakukan penyusunan organisasi kepengurusan untuk menjaring atlet-atlet yang akan kita bina menghadapi kejuaraan nasional maupun internasional," ujarnya. 

Visi yang ia usung pun jelas — membawa Muaythai Kalsel menjadi cabang olahraga yang tidak hanya berprestasi di atas gelanggang, tetapi juga semakin dikenal dan dicintai masyarakat luas.

"Yang jelas visinya adalah untuk menjadikan cabang olahraga Muaythai di Kalsel ini lebih maju, prestasinya lebih meningkat, dan lebih memasyarakatkan bela diri Muaythai di Kalimantan Selatan," tegasnya.

Salah satu terobosan yang langsung ia rencanakan adalah program pembinaan atlet usia dini. Ferina melihat potensi besar di kalangan anak-anak Kalsel yang selama ini belum tergarap secara optimal untuk cabang olahraga Muaythai.

"Kemungkinan kita akan memberikan program baru untuk usia dini. Olahraga ini untuk usia dini pun bisa kita terapkan selain karate dan yang lainnya — tentunya berpotensi berprestasi," jelasnya.

Terkait kisruh dualisme organisasi yang sempat mengguncang Muaythai Kalsel sebelumnya, Ferina memilih pendekatan yang terbuka dan pragmatis.

Bagi atlet yang sebelumnya sempat terdampak konflik, pintu tetap terbuka — selama mereka masih berniat membela nama daerah dengan sepenuh hati.

"Bagi saya, selagi mereka masih menjunjung tinggi nama daerah dan berniat memberikan prestasi terbaik buat daerahnya, kemungkinan kita akan usahakan untuk bisa diberikan latihan lanjutan," tegasnya.

Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang hadir langsung dalam Musprovlub menyatakan keyakinannya bahwa Hj Ferina adalah sosok yang tepat untuk membenahi dan memajukan Muaythai Kalsel.

"Saya yakin Ibu Ferina mampu, karena dari rekam jejaknya memang pecinta olahraga," ujar LaNyalla.

Ia juga menegaskan secara gamblang bahwa kepengurusan lama telah resmi dibekukan oleh PB MI karena terbukti melakukan pelanggaran organisasi, termasuk menyebarkan mosi tidak percaya yang berisi fitnah terhadap ketua umum. Pembekuan dilakukan sesuai ketentuan AD/ART dan diterapkan di sejumlah provinsi di Indonesia.

"Yang memiliki legitimasi sekarang hanya Ibu Ferina. Kalau ada pihak lain mengatasnamakan Muaythai, silakan dilaporkan," tegas LaNyalla.

Lebih jauh, PB MI menegaskan bahwa kepengurusan baru di bawah Hj Ferina harus segera bergerak menyusun program kerja dan memfokuskan seluruh energi untuk menyiapkan atlet menghadapi agenda besar yang sudah menanti — mulai dari event Muaythai di Malaysia, Kejurnas, hingga PON dan SEA Games.

"Kita akan fokus membina atlet sampai ke Kejurnas, PON, hingga SEA Games," pungkas LaNyalla.

Dengan mandat yang jelas, dukungan dari pusat, dan tekad yang kuat, Hj Ferina memulai kepemimpinannya di tengah harapan besar dari para atlet, pelatih, dan pecinta Muaythai di seluruh Kalimantan Selatan.

Editor : Sutrisno
#Muaythai #Kalsel