Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dua Karateka Banua Raih Medali di Kejurnas Bandung

M Idris Jian Sidik • Rabu, 13 Mei 2026 | 12:16 WIB
MEDALI: Karateka Kalimantan Selatan, Dela Lutfiah dan M Hasanuddin, berpose dengan membawa medali perunggu yang mereka raih di Kejurnas Bandung. ( FORKI Kalsel)
MEDALI: Karateka Kalimantan Selatan, Dela Lutfiah dan M Hasanuddin, berpose dengan membawa medali perunggu yang mereka raih di Kejurnas Bandung. ( FORKI Kalsel)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kalimantan Selatan kembali menorehkan nama di peta karate nasional. Dua karateka Banua berhasil naik podium dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Ketua Umum PB FORKI IV Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Soreang, Bandung, 9–12 Mei 2026.

Keduanya adalah Dela Lutfiah dan M Hasanuddin. Masing-masing meraih medali perunggu di kategori yang berbeda.

Dela Lutfiah tampil di kelas U-21 -61 Kg putri. Karateka kelahiran Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, itu berhasil membuktikan kualitasnya di antara para pesaing dari seluruh penjuru Indonesia dan mengakhiri turnamen di posisi ketiga.

Hal serupa juga dicapai oleh M Hasanuddin yang turun di kategori U-21 +84 Kg putra — ia pun berhasil merebut tempat ketiga dan mengangkat nama Kalsel di kelas tersebut.

Capaian keduanya semakin berarti mengingat ketatnya persaingan di ajang bergengsi ini. Kejurnas Karate Piala Ketum PB FORKI IV 2026 diikuti tidak kurang dari 1.241 atlet karate dari berbagai daerah di Indonesia yang bersaing di 14 kategori kelas. FORKI Kalsel sendiri mengirimkan 12 atlet untuk bertarung di 14 kategori tersebut.

Ketua Umum FORKI Kalsel, H. Sahbirin Noor atau yang akrab disapa Paman Birin, menyambut hangat prestasi yang diraih para karateka Banua.

Pemilik sabuk karate Dan VIII ini menekankan bahwa pencapaian tersebut seharusnya menjadi penyemangat bagi seluruh karateka Kalsel untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri lebih matang.

"Alhamdulillah karateka kita mampu bersaing pada event bergengsi ini. Prestasi yang telah dicapai akan menjadi motivasi bagi karateka Banua bahwa kita bisa, kalau diiringi dengan selalu latihan dan persiapan matang," ujar Paman Birin, Rabu (13/5/2026).

Di luar capaian medali, FORKI Kalsel juga membawa pulang kabar menggembirakan lain dari Bandung. Sebanyak lima ofisial dinyatakan lulus dalam ujian akreditasi pelatih nasional yang digelar bersamaan dengan pelaksanaan kejurnas.

Kelima nama yang kini resmi berstatus pelatih bersertifikat nasional tersebut adalah Ahmad Riza Juniar, Anton Arisandi, Mahrus Wahyudi, Eko Dina Permadi, dan Zannu Ramadhana.

Manajer Tim FORKI Kalsel, MN. Asikin Ngile, menyambut penambahan pelatih bersertifikat ini dengan penuh rasa syukur.

Menurutnya, ketersediaan pelatih berkualitas nasional merupakan investasi penting dalam membangun ekosistem karate yang kuat dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

"Patut kita syukuri, sekarang FORKI Kalsel bertambah lagi lima pelatih level nasional setelah mengikuti ujian akreditasi pelatih nasional seiring kejurnas ini," ujar Asikin yang juga berprofesi sebagai advokat.

Dengan dua medali di tangan dan lima pelatih baru yang tersertifikasi, FORKI Kalsel pulang dari Bandung dengan modal yang lebih dari sekadar trofi — mereka membawa fondasi yang lebih kuat untuk karate Bumi Lambung Mangkurat di masa mendatang.

Editor : Sutrisno
#kejurnas #Karate #Kalsel