Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Fasilitas Minim, Atlet Panjat Tebing Batola Tetap Kejar Prestasi

Maulana Radar Banjarmasin • Minggu, 10 Mei 2026 | 14:11 WIB
LATIHAN: Atlet panjat tebing Barito Kuala tetap menjalani latihan dengan fasilitas seadanya dan kondisi matras pengaman yang dinilai tak layak. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin) 
LATIHAN: Atlet panjat tebing Barito Kuala tetap menjalani latihan dengan fasilitas seadanya dan kondisi matras pengaman yang dinilai tak layak. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin) 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Marabahan – Di tengah keterbatasan fasilitas latihan yang jauh dari kata memadai, para atlet panjat tebing Kabupaten Barito Kuala (Batola) tetap menunjukkan semangat juang tinggi. 
Dengan kondisi arena latihan seadanya, mereka terus mengasah kemampuan demi menjaga asa meraih prestasi.
Mirisnya, kondisi fasilitas latihan yang jauh dari kata layak itu ternyata sudah berlangsung cukup lama.
Matras pengaman yang robek dan tak rata masih terus digunakan saat latihan, meski dinilai berisiko tinggi menimbulkan cedera serius bagi para atlet.
Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Barito Kuala, Donny Irwan mengatakan, selama ini atlet panjat tebing Batola tetap mampu menyumbangkan prestasi untuk daerah, tak hanya even-even klub, juga termasuk pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) maupun Porprov.
"Di Porprov kemarin kita masih bisa meraih medali perunggu. Namun dari segi dukungan pemerintah daerah masih jauh dari perhatian, terutama sarana, prasarana latihan dan faktor keamanan,"ujarnya, Sabtu (9/5/2026). 
Menurut pria yang akrab disapa Dodon itu, kondisi matras yang digunakan atlet saat ini sama sekali tidak memenuhi standar keselamatan.
"Standar matras untuk boulder itu ketebalannya 40 sentimeter. Sedangkan di sini, jangankan 40 sentimeter, yang ada sekarang 15 sentimeter saja sudah tidak layak pakai,"ungkapnya.
Padahal, lanjutnya, cabang olahraga panjat tebing selama ini termasuk salah satu cabang yang konsisten membawa nama harum Barito Kuala di berbagai kejuaraan.
"Kami berharap ada dukungan penuh dari Pemkab Batola, terutama untuk melengkapi sarana keselamatan atlet agar mereka bisa terus membawa nama harum daerah,"harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Barito Kuala, Syarif Faisal mengakui kondisi sarana dan prasarana penunjang latihan atlet saat ini memang masih sangat kurang.
"Setelah menjabat pertengahan 2025 lalu, saya melihat fasilitas latihan atlet memang minim. Namun alhamdulillah, pada ajang Kejurprov kemarin atlet kita masih mampu meraih medali perak dan perunggu," katanya.
Ia memastikan, ke depan pihaknya akan berupaya memenuhi fasilitas penunjang latihan para atlet secara bertahap."Insyaallah tahun ini fasilitas penunjang akan kita lengkapi,"janjinya.
Syarif juga mengapresiasi semangat para atlet yang tetap mampu berprestasi meski berlatih dengan keterbatasan fasilitas.
"Kami berharap ada dukungan dan perhatian lebih, karena olahraga ini bisa menjadi salah satu ujung tombak daerah dalam meraih medali di tingkat Kalimantan Selatan maupun nasional,"pungkas politisi Partai Golkar ini.
Editor : Sutrisno
#Panjat tebing #Batola