RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Nama Miftahul Hudany sudah lama dikenal sebagai salah satu pecatur terbaik Banjarmasin dengan gelar Master Fide (MF) yang disandangnya. Kini, kehebatannya bukan hanya terlihat di atas papan catur tetapi juga dalam kemampuannya melahirkan bibitbibit pecatur muda yang berprestasi.
Tiga anak didik MF Miftah berhasil naik podium dalam kejuaraan catur cepat GIBS Festival 2026 yang diikuti siswa-siswi SD dan SMP seKalimantan Selatan di lingkungan Global Islamic Boarding School (GIBS), Barito Kuala, 27 April–1 Mei 2026 lalu.
Mereka adalah Aditya Putra Pratama yang meraih Juara II, Miseal Erico Wenas di posisi Juara III, dan Ibnu Hanif yang finis di peringkat empat semuanya di kategori SMP sederajat.
Pencapaian yang cukup membanggakan, mengingat ketiganya masih tergolong pemula di dunia catur kompetitif.
Aditya, salah satu dari tiga pecatur muda tersebut, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya atas hasil yang diraih. Baginya, podium ini adalah cerminan dari kerja keras selama menjalani latihan di bawah bimbingan MF Miftah.
“Tentunya sangat bersyukur atas pencapaian ini. Semoga kami bisa terus berprestasi dan mampu mencetak prestasi seperti guru kami,” ujar Aditya.
Kalimat sederhana dari Aditya itu sekaligus menggambarkan betapa besar pengaruh seorang pelatih dalam membentuk mental dan semangat juang para atletnya. MF Miftah bukan hanya mengajarkan strategi di papan catur ia menanamkan ketekunan dan rasa percaya diri kepada setiap muridnya.
MF Miftah sendiri mengaku bangga melihat anak-anak didiknya mampu mengimplementasikan hasil latihan dalam situasi pertandingan nyata. Menurutnya, semangat dan ketekunan para muridnya selama sesi latihan menjadi kunci di balik keberhasilan ini.
“Tentu bangga. Anak-anak sangat semangat dan tekun menjalani latihan , mulai dari strategi pembukaan, mengantisipasi lawan, hingga latih tanding selama ini,” ucap Miftah saat diwawancarai, Minggu (3/5/2026).
Ke depan, ia berharap hasil positif dari proses pembinaan yang dijalani secara intensif ini bisa menjadi batu loncatan bagi ketiga muridnya dan generasi pecatur muda Banua lainnya untuk menapaki prestasi yang lebih tinggi.
“Harapan kedepannya, mereka bisa tampil lebih baik lagi dan bisa berprestasi untuk mengharumkan nama daerah,” pungkas MF Miftah.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief