Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

661 Srikandi Cilik Buktikan Sepak Bola Putri Banua Siap Bicara di Pentas Nasional

M Idris Jian Sidik • Senin, 4 Mei 2026 | 10:17 WIB
Miftahul Gina, penyerang SDN Pagatan Besar, merayakan gol penentu kemenangan timnya dalam partai final kategori KU 10 MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025-2026 di Green Yakin Soccer Field, Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (3/5/2026) sore.(M Idris Jian Sidik/RADAR BANJARMASIN)
Miftahul Gina, penyerang SDN Pagatan Besar, merayakan gol penentu kemenangan timnya dalam partai final kategori KU 10 MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025-2026 di Green Yakin Soccer Field, Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (3/5/2026) sore.(M Idris Jian Sidik/RADAR BANJARMASIN)
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Mereka masih berseragam sekolah dasar. Masih berusia antara 10 hingga 12 tahun. Tapi cara mereka berlari, mengumpan, dan berjuang di lapangan hijau selama empat hari terakhir sudah cukup untuk membuktikan satu hal: sepak bola putri Banjarmasin bukan sekadar mimpi.
 
Itulah gambaran yang tersaji di Green Yakin Soccer Field, Banjar, Kalimantan Selatan, dalam gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin Seri 2 2025-2026. Turnamen yang baru pertama kali hadir di Kota Seribu Sungai ini resmi berakhir dengan penuh kebanggaan, Minggu (3/5/2026) sore.
 
Sebanyak 661 siswi dari 49 SD dan Madrasah Ibtidaiyah yang tergabung dalam 62 tim — 30 tim KU 10 dan 32 tim KU 12 — telah membuktikan bahwa antusiasme sepak bola putri di Banjarmasin sudah lama menunggu wadah yang tepat untuk meledak.
 
Partai final KU 10 mempertemukan SDN Pagatan Besar melawan SDN Sungai Andai 4 dalam duel yang ketat dan berimbang. Satu gol tunggal menjadi penentu — dan gol itu lahir dari kaki Miftahul Gina pada menit ke-27. Sebuah gol yang bukan hanya mengantarkan SDN Pagatan Besar menjadi juara, tetapi juga mengukuhkan Gina sebagai top scorer turnamen KU 10 dengan 12 gol.
 
"Saya sangat senang karena sekolah kami menjadi juara. Pertandingannya susah banget tadi di final, beruntung saya bisa mencetak gol. Ini bikin saya pengen terus berprestasi supaya menjadi terkenal sebagai atlet sepak bola putri," ujar Gina dengan senyum sumringah.
 
Di kategori KU 12, kejutan datang dari SDN Sungai Lulut 1 yang berhasil menumbangkan favorit juara SDN Telaga Biru 1 dengan skor tipis 1-0. Sepanjang laga, SDN Sungai Lulut justru lebih banyak bertahan — namun satu peluang emas berhasil dikonversi menjadi gol oleh Ade Septiyana Putri pada menit ke-8 lewat tendangan lambung dari luar kotak penalti yang mengejutkan kiper lawan.
 
"Di final saya dan teman-teman sempat gugup karena lawannya bermain bagus dan terus-menerus menyerang. Bersyukur banget karena satu tendangan saya bisa menjadi gol sehingga tim bisa lebih percaya diri. Setelah menjadi juara, saya berharap bisa terpilih mewakili Banjarmasin di MLSC All-Stars bulan depan," ucap Ade.
 
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua Asprov PSSI Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, hadir langsung menyaksikan partai final dan menyambut gembira terselenggaranya turnamen ini di Banjarmasin. Baginya, MLSC menjadi jawaban konkret atas minimnya wadah kompetisi bagi anak-anak perempuan yang memiliki minat besar di sepak bola.
 
"Kita mencari bibit-bibit terbaik supaya sepak bola putri mampu menorehkan prestasi membanggakan di masa depan. Tapi perlu diingat, tugas utama adik-adik adalah belajar. Saya mengajak orang tua dan guru-guru untuk tidak hanya fokus pada prestasi instan, namun mempersiapkan putrinya menjadi sumber daya manusia unggul menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Hasnuryadi.
 
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago, yang juga menjabat Direktur Akademi Borneo FC dan Eks Pelatih PS Barito Putera, memberikan penilaian positif atas potensi besar yang terlihat selama turnamen berlangsung. Namun ia juga memberikan peringatan yang perlu didengar.
 
"Antusiasme dan potensi pemain putri di Kalimantan sangat besar. Ini harus terus dijaga dengan menyediakan lebih banyak ruang latihan dan kompetisi yang konsisten. Kami mengimbau agar dalam waktu dekat lebih banyak SSB yang fokus kepada pembinaan pemain putri," tegas Jacksen.
 
Ia menegaskan bahwa MLSC bukan sekadar turnamen — melainkan bagian dari seleksi panjang menuju MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Para pemain menonjol yang tampil di Banjarmasin berpeluang mewakili kota ini di ajang All-Stars yang dijadwalkan berlangsung 24–28 Juni 2026 di Kudus, Jawa Tengah, menghadapi perwakilan dari 11 kota lainnya.
 
"Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Kalimantan Selatan akan menyusul jejak daerah lain dalam melahirkan pemain-pemain putri berkualitas," tambah Jacksen.
 
Sebagai langkah konkret, Jacksen dan tim pelatih telah mengkurasi sekitar 25 pemain terbaik dari turnamen ini untuk mengikuti MilkLife Soccer Extra Training — program latihan intensif tiga kali sepekan yang dimulai Senin (4/5/2026), guna mempersiapkan Banjarmasin tampil maksimal di panggung All-Stars.
 
Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, yang menggagas turnamen ini bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, menegaskan bahwa antusiasme luar biasa yang terlihat di Banjarmasin semakin menguatkan komitmen untuk terus hadir dan berkembang.
 
"Gelaran perdana MLSC di Banjarmasin mendapat sambutan positif dari banyak pihak. MLSC adalah program yang sangat tepat untuk mencetak atlet sepak bola putri masa depan. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal pembinaan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan terarah. Sesuai visi Bayan Peduli 'Berkarya Nyata, Bangun Bangsa' — kami harap semakin banyak srikandi sepak bola masa depan yang kelak membanggakan Tanah Air," ujarnya.
 
Daftar Lengkap Pemenang MLSC Banjarmasin Seri 2 2025-2026:
 
Kategori KU 10:
Juara: SDN Pagatan Besar
Runner-up: SDN Sungai Andai 4
Semifinalis: SDN Seberang Masjid 1 dan SDN Belitung Selatan 5
Top Scorer: Miftahul Gina — SDN Pagatan Besar (12 gol)
Best Player: Adelia Safitri — SDN Sungai Andai 4
Best Goalkeeper: Naira Aminnova Aliya Balqis — SDN Gambut 1
Fairplay Team: SDN Murung Raya 3.
 
Kategori KU 12:
Juara: SDN Sungai Lulut 1
Runner-up: SDN Telaga Biru 1
Semifinalis: SDN Belitung Selatan 1 dan SDN Kuripan 2
Top Scorer: Hanna Aulia Tri Apsari — SDN Seberang Masjid 1 (12 gol)
Best Player: Noor Laili — SDN Telaga Biru 1
Best Goalkeeper: Risqa Salsabila — SDN Telaga Biru 1
Fairplay Team: SDN Pengambangan 9.
Editor : M Oscar Fraby
#SDN #jacksen f thiago #Sepak Bola