Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jaga Integritas Laga Penentuan, Barito Putera Resmi Minta Wasit Asing ke PSSI — Suporter: Jangan Ada Main Sabun!

M Idris Jian Sidik • Rabu, 29 April 2026 | 13:58 WIB
Suporter PS Barito Putera memberikan dukungan penuh kepada Laskar Antasari dalam laga Pegadaian Championship 2025-2026. (M Idris Jian Sidik)
Suporter PS Barito Putera memberikan dukungan penuh kepada Laskar Antasari dalam laga Pegadaian Championship 2025-2026. (M Idris Jian Sidik)
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Persaingan menuju promosi ke Liga 1 di Grup Timur Pegadaian Championship 2025-2026 memasuki babak paling mendebarkan. Tiga tim — PS Barito Putera, Persipura Jayapura, dan PSS Sleman — masih saling berebut tiket promosi hingga pekan terakhir kompetisi, dan ketegangan itu kini merambah ke luar lapangan.
 
Menyikapi situasi yang makin krusial, manajemen Barito Putera mengambil langkah tegas. Pada Senin (27/4/2026) lalu, Laskar Antasari resmi mengirimkan surat permohonan kepada PSSI agar tiga laga penentuan di pekan ke-27 dipimpin oleh wasit asing. Manajer Barito Putera, Ikhsan Kamil, membenarkan langkah tersebut.
 
"Tentu kami sudah menyampaikan surat resmi. Ini bagian dari upaya kami untuk memastikan pertandingan berjalan adil dan sejalan dengan harapan suporter," ujar Ikhsan, Rabu (29/4/2026).
 
Tiga laga yang diusulkan menggunakan wasit asing adalah Barito Putera melawan Persipal Palu, Persipura Jayapura menghadapi Persiku Kudus, serta PSS Sleman kontra PSIS Semarang. Ketiganya dijadwalkan berlangsung secara bersamaan pada Minggu sore (3/5/2026) — sebuah format yang sekaligus menjadi penentu siapa yang berhak melangkah ke Liga 1.
 
Ikhsan menegaskan, kondisi persaingan yang masih sangat terbuka menuntut adanya jaminan bahwa setiap laga berjalan secara profesional tanpa kontroversi.
 
"Persaingan sangat terbuka, semua tim masih punya peluang. Karena itu, kami ingin memastikan setiap pertandingan berlangsung netral, dan salah satu caranya dengan menghadirkan wasit asing," jelasnya.
 
Klasemen Masih Sangat Ketat
Saat ini, PSS Sleman memuncaki klasemen Grup Timur dengan 53 poin, diikuti Persipura Jayapura dengan poin yang sama. Sementara Barito Putera membuntuti di posisi ketiga dengan 50 poin. Selisih yang tipis membuat laga pamungkas benar-benar menjadi pertaruhan habis-habisan bagi ketiganya.
 
Tuntutan wasit asing bukan hanya datang dari manajemen. Suporter Barito Putera pun sudah lebih dulu menyuarakan hal serupa, bahkan dengan nada yang lebih keras.
 
Salah satu suporter, Norman, menyebut kehadiran wasit asing di tiga laga penentuan itu bukan sekadar keinginan, melainkan sebuah keharusan demi menjaga sportivitas kompetisi.
 
"Memasuki pekan terakhir, khususnya Grup Timur, ada tiga tim yang berpeluang promosi ke Liga 1. Dengan kondisi ini, alangkah baiknya ketiga laga tersebut dipimpin oleh wasit asing. Ini perlu, sebab wasit asing setidaknya bisa mengurangi potensi kecurangan dan lebih adil di lapangan," ujar Norman, Rabu (29/4/2026).
 
Ia juga secara tegas menyuarakan kekhawatiran atas kemungkinan praktik yang mencederai persaingan sehat. "Kita tidak ingin ada 'main sabun', pengaturan skor, atau hal lain yang merugikan tim. Jangan sampai laga penutup ini ternodai mafia sepak bola," tegasnya.
 
Suporter lain, Amang Kandar, turut menegaskan hal yang sama. Baginya, netralitas wasit adalah fondasi utama agar laga penentuan ini benar-benar mencerminkan kualitas dan perjuangan murni di atas lapangan.
 
"Sebagai suporter, kami berharap laga terakhir yang krusial ini dipimpin wasit asing, karena peluang ketiga tim masih sama besar. Yang pasti, ini akan memastikan apakah pertandingan berjalan fair atau tidak. Kami tidak ingin ada keputusan yang aneh-aneh," pungkas Amang Kandar.
 
Kini bola ada di tangan PSSI. Manajemen Barito Putera dan suporter Laskar Antasari kompak berharap permohonan tersebut mendapat respons positif — demi sebuah laga penentuan yang bersih, adil, dan layak dikenang.
Editor : Arif Subekti
#pssi #promosi #Pegadaian Championship #Barito Putera