Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Laga Hidup Mati di Lamongan! Barito Putera Wajib Menang Lawan Persela Demi Jaga Asa Promosi

M Idris Jian Sidik • Jumat, 24 April 2026 | 14:03 WIB
Pelatih PS Barito Putera, Stefano "Teco" Cugurra, memberikan arahan kepada para pemain dalam sesi latihan di Banjarmasin jelang laga pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025-2026 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (25/4/2026).
Pelatih PS Barito Putera, Stefano "Teco" Cugurra, memberikan arahan kepada para pemain dalam sesi latihan di Banjarmasin jelang laga pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025-2026 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (25/4/2026).
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, LAMONGAN – Laga bertaruh nasib menanti PS Barito Putera. Laskar Antasari akan bertandang ke Stadion Surajaya, Lamongan, untuk menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025-2026, Sabtu (25/4/2026) sore, pukul 16.30 WITA.
 
Ini bukan sekadar laga biasa. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di kompetisi, hasil di Lamongan akan sangat menentukan apakah Barito Putera bisa merebut tiket promosi langsung ke BRI Super League musim depan — atau harus rela melewati jalur playoff yang penuh ketidakpastian.
 
Tekanan terhadap Barito Putera semakin besar menyusul hasil mengecewakan di pekan sebelumnya. Laskar Antasari hanya mampu bermain imbang 3-3 kontra Persiba Balikpapan di kandang sendiri — sebuah hasil yang sekaligus mencatatkan rekor kebobolan terbanyak dalam satu laga di Stadion 17 Mei sepanjang musim ini.
 
Akibatnya, posisi Barito melorot ke peringkat tiga klasemen Grup B dengan 49 poin dari 25 pertandingan. Mereka kini tertinggal tiga poin dari PSS Sleman di puncak (52 poin) dan dua poin dari Persipura Jayapura di peringkat dua (50 poin). Sementara Persela Lamongan sendiri berada di posisi lima dengan 40 poin — sudah aman dari degradasi namun juga tidak lagi berpeluang promosi.
 
Pelatih Barito Putera, Stefano "Teco" Cugurra, mengakui timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh usai hasil buruk melawan Persiba. Ia menegaskan bahwa kebobolan tiga gol di kandang sendiri bukan cerminan kemampuan sebenarnya dari Laskar Antasari.
 
"Kami harus main yang normal. Yang tidak normal adalah kami kebobolan tiga gol seperti lawan (Persiba) Balikpapan. Jika kita melihat catatan Barito di Liga ini, mungkin Barito yang paling sedikit kebobolan. Yang normal dari Barito adalah tidak kebobolan dalam pertandingan," tegas Teco saat sesi press conference, Jumat (24/4/2026).
 
Soal kesiapan menghadapi Persela, Teco menyebut timnya telah bekerja keras dalam sesi latihan di Banjarmasin dan membenahi semua aspek permainan.
 
"Kami punya persiapan bagus. Kami kerja semua aspek untuk memperbaiki tim dari pertandingan terakhir. Kami tahu pertandingan besok sangat penting. Untuk tetap hidup dalam kompetisi, kami harus menang," ujarnya.
 
Teco juga tak menampik tantangan yang menanti di Lamongan. Dalam dua pertemuan sebelumnya di kompetisi musim ini, Barito belum sekalipun mampu menaklukkan Persela. Namun ia menegaskan timnya sudah memahami betul kekuatan dan kelemahan lawan.
 
"Kami sudah tahu kualitas mereka, mereka juga sudah tahu kualitas kami. Pasti tidak mudah, mereka punya permainan bagus di sana. Tapi kami benar-benar butuh menang. Kami harus kejar lebih keras dari mereka," tegasnya.
 
Soal tekanan mental yang membayangi para pemain, Teco memilih untuk melihatnya sebagai motivasi, bukan beban. Ia juga memastikan seluruh pemain sudah memahami tanggung jawab masing-masing setelah evaluasi panjang pasca laga Persiba.
 
"Semua pemain Barito punya tanggung jawab. Mereka tahu sendiri kapan mereka salah, kapan bermain kurang, kapan bermain bagus. Kami sudah evaluasi dan berbicara bersama. Kami tidak mau melakukan kesalahan yang sama lagi," kata pelatih asal Brasil itu.
 
Ia pun menegaskan bahwa tekanan bukan hanya milik Barito. "Semua tim di papan atas punya tekanan. Ada tiga hingga empat tim yang masih punya peluang naik ke Liga 1. Kami harus lebih tenang dan lebih bersemangat, karena kami masih punya kesempatan," tambah Teco.
 
Kapten Barito Putera, Bayu Pradana, memastikan seluruh skuad telah siap tempur jelang laga penting ini. Ia menegaskan seluruh pemain sudah satu suara untuk berjuang habis-habisan demi tiga poin di Lamongan.
 
"Pastinya kami sebagai pemain sudah siap untuk pertandingan besok. Kami sudah melakukan persiapan yang sangat baik di Banjarmasin. Kami dan teman-teman pemain sudah sepakat — kami akan bekerja keras dan mengerahkan semua kemampuan agar bisa meraih tiga poin," ujar Bayu.
 
Dengan selisih poin yang sangat tipis di tiga besar, kemenangan di Stadion Surajaya bukan hanya soal poin — melainkan soal tekanan psikologis yang akan ikut menentukan peta persaingan di laga pamungkas nanti. Barito tidak boleh terpeleset (lagi).
Editor : Arif Subekti
#Pekan #persela #Pegadaian Championship #Barito Putera